POJOKBOGOR.ID - Presiden Asosiasi Business & Entrepreneurship Students (ABEST) Sekolah Bisnis (SB) IPB University, angkat bicara terkait adanya pihak-pihak yang mengklaim sebagai Caretaker Kadin Kota Bogor, sehingga menjadikan dualisme dan mengganggu persatuan dan kesejahteraan pengusaha di Kota Bogor.
Pernyataan resmi dari Presiden ABEST Sekolah Bisnis IPB University, Pandu Putra Adriyanto.
Dia menegaskan, jika sebagai asosiasi bisnis SB IPB University, pihaknya menghargai kerjasama yang telah terjalin baik selama ini dengan Kadin Kota Bogor, baik pada saat dipimpin oleh Almer Faiq Rusydi, dan saat ini yang dipimpin oleh Pj Ketua Bagus Maulana Muhammad.
Baca Juga: Pengendara Motor Tersangkut Kabel Internet di Cibinong
“Dukungan Kadin selama ini, baik melalui kegiatan mentorship maupun administrasi, sangat membantu pengembangan pebisnis muda, dan nyata kami rasakan di Sekolah Bisnis IPB ini. Namun, adanya dinamika di KADIN Kota Bogor saat ini sangat disayangkan karena berpotensi menghambat perkembangan dunia usaha, khususnya bagi kami para pengusaha muda,” kata dia, dalam siaran persnya, Jumat 10 Januari 2025.
Oleh karena itu, masih kata Pandu, diperlukan persatuan dan kesatuan dari seluruh jajaran dan pemangku kepentingan terkait untuk memperkuat pembangunan ekonomi berbasis kesejahteraan rakyat Kota Bogor.
“Kami mendesak Pemerintah Kota Bogor dan seluruh stakeholder untuk duduk bersama mencari solusi melalui dialog secara mufakat,” tegas Pandu.
Baca Juga: Dinkes Kota Bogor Imbau Waspada HMPV, Virus Lama yang Perlu Diantisipasi
Masih kata Pandu, diperlukan langkah konkret dari para pemangku kepentingan untuk tidak menimbulkan perpecahan, dari para pengusaha dan pemerintah.
“Kolaborasi harus menjadi fokus utama untuk membangun ekosistem bisnis yang kuat dan inklusif. ABEST SB IPB University berharap, konflik ini segera selesai dengan menjunjung tinggi perdamaian dan gotong-royong demi masa depan kemajuan ekonomi Kota Bogor yang lebih baik,” tutup Pandu.



