POJOKBOGOR.id - Direktur Utama Muzakkir para pedagang mengaku keberatan dengan penutupan akses jalan yang dilakukan oleh Plaza Jambu Dua.
“Karena gini, itu kan jalan fasilitas umum yang sudah digunakan oleh warga sama pedagang itu puluhan tahun. Terus tiba-tiba, dari sisi sertifikat, itu punyai Jambu Dua,” ucapnya.
Muzakkir mengatakan jika merunut ke belakang sebenarnya lahan di pasar dengan lahan ini, kepemilikannya adalah sama.
Baca Juga: Akses Menuju Jalan Pasar Jambu Dua Ditutup, Pedagang Guruduk Kantor Management Mall
“Jadi satu dijadikan pasar di belakang. Satu dijadikan mall. Lalu dibikin jalan serta jembatan. Ini cerita masa lalu,” kata Muzzakir.
“Dibuktiannya apa? Itu dibuktikannya karena jalan itu bagian jalan umum. Itu digunakan warga, jalur angkot juga yang masuk situ,” sambung Muzakkir.
Kemudian, Plaza Jambu Dua akan ada perbaikan dan kemungkinan membutuhkan lahan. “Karena kan kalau ngelihat kondisi sekarang masuk disertifikat mereka. Alhasil mereka pengen menutup jalan itu,” tandas Muzakkir.
“Karena kan kalau ngelihat kondisi sekarang masuk disertifikat mereka. Alhasil mereka pengen menutup jalan itu,” tandas Muzakkir.
Sebelumnya sejumlah pedagang pasar Jambu Dua Kota Bogor melakukan aksi unjuk rasa di depan Plaza Jambu Dua pada Jumat (22/12/2023).
Aksi unjuk rasa ini dilakukan karena adanya penutupan akses menuju pasar jambu dua yang dilakukan oleh management Plaza Jambu Dua.
Baca Juga: Jembatan Otista Diperlebar dan Resmi Dibuka Presiden Jokowi
Menurut Aksi Koordinator Aksi unjuk rasa dari pedagang jambu dua, Agus Supriyono dengan adanya penutupan akses jalan menuju ke pasar jambu dua oleh management Plaza Jambu Dua mematikan pedagang yang berjualan di pasar Jambu Dua.
Karena penutupan oleh plaza jambu dua mengklaim bahwa ini milik Plaza Jambu Dua.
"Tapi beda dengan pengertian kami, dari operasional sudah 23 tahun lebih, kok terus mengklaim bahwa itu milik Plaza Jambu Dua, kalau memang ada persoalan seharusnya dari awal," kata Agus kepada wartawan, Jumat (22/12/2023).
Menurut Agus, jalan yang ditutup merupakan jalan menuju pasar menuju pasar jambu dua.
Baca Juga: Bupati Bogor Resmikan Huntap untuk Korban Bencan Alam awal 2020
"Kami sebagai pedagang dan pengunjung pasar Jambu Dua itu tidak ada persoalan selama ini, ujug-ujug ada penutupan itu sama saja dengan mengusik kita mengganggu kita dan bahkan untuk menghambat rezeki," ucap Agus


.webp)
