POJOKBOGOR.ID - Polresta Bogor Kota bersama driver ojol di Bogor Raya (ojek online) (ojol) menggelar salat gaib untuk mendoakan Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) yang tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. 

Salat gaib digelar Polresta Bogor Kota bersama driver ojol di Masjid Dzikrullah Polresta Bogor Kota.

Salat gaib dengan driver ojol digelar usai salat Jumat berjamaah. Tampak Kepala Polresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo berada di saf depan.

Baca Juga: Pasar Jambu Dua Dipoles, PPJ Kota Bogor Bidik Predikat SNI, Pasar Sehat, hingga Adipura 2025

Salat gaib berlangsung khidmat. Imam salat terdengar membacakan doa-doa khusus untuk almarhum Affan usai pelaksanaan salat gaib.

Sebagai informasi, salat gaib adalah salat untuk mendoakan seseorang yang telah meninggal dunia, namun jenazahnya tidak hadir secara fisik di hadapan orang yang menyalatkannya.

Kombes Eko Prasetyo turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan.

Baca Juga: Dapat Ajakan dari WhatsApp Group 179 Pelajar SMK di Kabupaten Bogor Kena Tangkap Polisi Hendak Ikut Demo ke DPR

"Kami keluarga besar Polresta Bogor Kota terutama mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara kami semua. Saudara Affan Kurniawan, semoga almarhum diterima disisi-Nya dan keluarga diberikan ketabahan," kata Eko usai salat gaib, Jumat 29 Agustus 2025.

Eko mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi kondusif. Ia meminta komunitas masyarakat, khususnya ojol untuk tetap tenang.

"Berikutnya kami tadi melaksanakan salat goib bersama dengan temen-temen ojol yang ada di wilayah Bigor Kota dilanjutkan dengan doa bersama. Dan kami juga memohon kepada seluruh masyarakat Kota Bogor mari kita jaga kondusifitas yang ada di Kota Bogor dan Bogor yang sama-sama harus kita jaga dan cintai," imbuhnya.

Baca Juga: Lapak PKL di Pasar Parung Bogor Semakin Maju ke Bahu Jalan, Netizen: Semrawut Banget!

Sebagai informasi, Affan Kurniawan tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8) malam. Rantis Brimob itu awalnya menabrak Affan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun menyampaikan permohonan maaf ke keluarga korban dan berjanji mengusut kasus secara transparan. Ada tujuh anggota Brimob yang diamankan buntut peristiwa tersebut.

Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan dirinya kecewa terhadap tindakan personel Brimob yang menyebabkan Affan tewas. Dia meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi hukuman sekeras-kerasnya.