POJOKSATU.id - Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan menyebut pemotor seperti butiran pasir ketika memadati Jalur Puncak pada Senin (24/4) lalu, hingga menimbulkan kemacetan yang baru mulai terurai pada Selasa (25/4) dini hari.

"Ya memang saat itu over load kendaraannya. Sumber kemacetannya itu setelah kami evaluasi adalah pemotor yang tidak tertib lalu lintas sehingga menghabiskan badan jalan untuk dua arah," kata Iwan Setiawan, Rabu (26/4).

Pada Senin (24/4), Polres Bogor mulai menerapkan one way (satu arah) untuk kendaraan menuju Jakarta atau meninggalkan kawasan Puncak mulai pukul 14.40 WIB dan berakhir pada pukul 00.00 WIB.

Namun, saat normalisasi arus menjadi dua arah tersebut, masih terjadi penumpukan kendaraan di kawasan Gunung Mas yang baru terurai pada Selasa (25/4) dini hari. Baru kemudian polisi kembali menerapkan one way arah Jakarta kembali pukul 06.00 WIB hingga 14.40 WIB.

"Kalau mobil menurut saya tidak terlalu banyak tapi motornya itu, seperti paving blok dilempar pasir. Motor itu ibarat pasirnya jadi ngunci. Kalau mobil tidak terlalu banyak. Jadi motor memang haru dicegat supaya tidak melambung ke jalur kanan," kata Iwan.

(Rishad Noviansyah)