POJOKSATU.id, Bogor - Jalur disekitaran Pasar Jambu Dua Bogor akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Permintataan rekayasa lalu lintas itu diusulkan oleh
Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor.
"Kami upayakan seperti itu. Ada rekayasa lalulintas, dan rencana kami jalur bisa in out dua arah," kata Dirum Perumda PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin kepada wartawan baru-baru ini.
"Jadi dari Jalan Ahmad Yani bisa masuk kemudian bisa keluar, dan dari Jalan Pajajaran juga kami upayakan sama," sambung dia.
Baca Juga: Perumda PPJ Kota Bogor Targetkan Pemindahan Pedagang Jambu Dua Ke TPS Sebelum Ramadhan
Adapun, dijelaskan Dirum Perumda PPJ Kota Bogor, untuk usulan dua jalur ini sudah diajukan, dan dalam proses perizinan di Dishub Kota Bogor dan Satlantas Polresta Bogor Kota.
"Selama ini kami sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk meminta akses atau fasilitas itu," ucap Jenal Abidin.
"Dishub dan Polresta kami sounding sih sudah, (tapi) harus urus diperizinan dan proses Amdal Lalin sedang dalam pengurusan," ujar dia.
Diketahui, revitalisasi Pasar Jambu Dua akan segera dilaksanakan pada 2023 ini. Hal itu seiring dengan telah adanya pemenang lelang beauty contest, yakni PT Bogor Artha Makmur.
Dirut Perumda PPJ Kota Bogor, Muzakkir mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) untuk merelokasi pedagang eksisting.
Baca Juga: Perumda PPJ Kota Bogor Bakal Libatkan Warga dalam Pembangunan Pasar Jambu Dua
Rencananya, sebanyak 300 pedagang eksisting yang akan menempati TPS selama proses pembangunan. Pedagang eksisting sementara akan berjualan di TPS yang berlokasi di lahan belakang pasar.
“(Kondisi saat ini) sudah kami bongkar-bongkarin. Nah, ini sudah proses pembongkaran (bangunan yang dikuasai). Pemadatan tanah, baru langsung pembangunan TPS,” kata Muzakkir.
Setelah pembangunan TPS selesai, Perumda PPJ akan memulai proses pemindahan pedagang. Setelah itu, baru akan dilakukan pembongkaran pasar menuju revitalisasi.
“Kami akan melakukan pemagaran dan pembongkaran, setelah itu baru dilalukan proses pembangunan. Targetnya Jambu Dua akhir tahun nanti sudah bisa beroperasi,” ucap dia.
Pasar yang berlokasi di Kecamatan Tanah Sareal itu rencananya akan disulap menjadi Pasar Pangan terbesar di Kota Bogor dan bisa menampung sekitar 1.100 pedagang. Revitalisasi pasar diperkirakan akan menghabiskan anggaran di atas Rp80 miliar. (Adi Wirman)



