POJOKBOGOR.id - Kota Bogor jadi tempat pertama yang disinggahi oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin semenjak dilantik pada 05 September 2023 yang lalu.

Kedatangan Bey ke Kota Bogor sendiri menggantikan Ridwan Kamil karena masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat habis pada tanggal yang sama.

Bey langsung disambut oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto setibanya di kantor Walikota Bogor, Jalan Juanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Baca Juga: Soal Pelecehan Puluhan Murid SDN Pengadilan 2 Kota Bogor, Polisi Sebut Masih Pemeriksaan

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan pihaknya telah mendengarkan beberapa masukan dan dirasa cukup baik.

"Tadi soal transportasi bagaimana Bogor cukup berhasil, terakhir menggunakan biskita cukup baik karena menggunakan di tengah Kota, saya rasa bisa mengurangi kepadatan lalintas," kata Bey kepad wartawan seusai melakukan pertemuan dengan Bima Arya Sugiarto.

Meski demikian, lanjut Bey, ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kota Bogor.

Baca Juga: Bejat! Oknum Guru SDN Pengadilan 2 Kota Bogor Lecehkan Puluhan Siswa Saat Berikan Les

"Tadi saya hanya mendengarkan. Pertama pemilu harus menjamin akan lancar, aman dan netralitas asn, polri dan tni harus kita jaga betul," ucap Bey.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyampaikan terima kasih Bey Machmudin karena Bogor yang pertama dipilih kunjungan kerja.

"Tadi beliau menanyakan, mengecek kesiapan pelaksanaan pilkada, disampaikan tadi semua juga semua KPU, masalah lokasi pidana, pendaftaran pemilih, sosialisasi dan lain lain, pak bey menitipkan agar kita semua bersinegri untuk pemilu yang damai," ucap Bima Arya.

Baca Juga: XL Axiata Bawa Puluhan Organisasi Mahasiswa Naik Kelas Melalui Program Inkubasi Sinergi

Yang kedua, masih kata Bima, soal program pemerintah kota yang diantaranya program BTS Transpakuan dan Biskita.

"Yang saya denger sempet katanya akan di tunda lagi saya minta perhatoan pak bey supaya perjuanga. Kan supaya tidak di tunda, supaya dua koridor lagi tetap turun di akhir tahun, yang lain lain ya kami sampaikan progres saja," lanjut Bima.

"Termasuk sekolah atensi dari provinsi untuk bantuan provinsi pembangunan sekolah sekolah ditanyakan masih ada blank spot masih ada wilayah wilayah sekolah di laporkan sekolah sekolah lain," sambung Bima.

Dan yang ketiga sedang soal infrasturktur yang diminta minta antensinya, juga untuk penanganan bencana, penataan kabel karena banyak kewenangan provinsi juga.

"Intinya banyak lah tadi," tutup Wali Kota Bogor.