POJOKSATU.id, BOGOR - Sebanyak lima pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor 2024 sedang berjuang mencari simpati pemilih untuk memenangkan Pilkada Kota Bogor 2024.

Lima pasangan calon (paslon) itu yakni paslon nomor urut 1, Sendi Fardiansyah - Melli Darsa, paslon nomor urut 2, Atang Trisnanto - Annida Allivia, paslon nomor urut 3, Dedie A Rachim - Jenal Mutaqin, paslon nomor urut 4, Rena Da Frina - Teddy Risandi, dan paslon nomor urut 5, Dokter Raendi Rayendra - Eka Maulana.

Berdasarkan survei yang dilakukan Lembaga Penelitian Kebijakan dan Opini Publik, Charta Politika Indonesia, popularitas dan elektabilitas Dedie A Rachim tertinggi dibandingkan dengan calon lainnya.

Baca Juga: Pemkab Bogor Gencarkan Gerakan Pangan Murah

Popularitas Dedie Rachim 78 persen. Dari respon yang mengenal Dedie Rachim, sebanyak 98 persen mengaku suka terhadap mantan Wakil Wali Kota Bogor itu.

Sementara popularitas wakil Dedie Rachim, Jenal Mutaqin mencapai 41 persen. Warga atau responden yang mengenal Jenal Mutaqin mengaku suka dengan mantan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor tersebut.

Posisi kedua ditempati Atang Trisnanto dan Sendi Fardiansyah. Popularitas Atang dan Sendi sama-sama 56 persen. Namun tingkat kesukaan responden lebih tinggi untuk Atang, yakni 95 persen, sedangkan Sendi hanya 90 persen.

Baca Juga: Rudy Susmanto Minta Masyarakat Pilih Bupati dengan Visi dan Misi yang Realistis

Wakil Atang Trisnanto, Annida Allivia juga lebih populer dibandingkan wakil Sendi Fardiansyah, Melli Darsa.

Popularitas Annida Allivia 34 persen dengan tingkat kesukaan 93 persen. Sedangkan popularitas Melli Darsa hanya 21 persen dengan tingkat kesukaan 90 persen.

Charta Politika menyebut popularitas Annida terkerek oleh popularitas Atang. Responden mengenal Annida sebagai pasangan dari Atang.

Baca Juga: Sah! Zenal Abidin dan Dadang Iskandar Danubrata Duduki Kursi Pimpinan DPRD Kota Bogor

Sementara popularitas Dokter Raendi Rayendra mencapai 45 persen. Sebanyak 92 persen responden yang mengenal Rayendra mengaku suka dengan dokter kulit dan kelamin itu.

Wakil Rayendra, Eka Maulana memiliki tingkat keterkenalan 16 persen dan tingkat kesukaaan 85 persen.

Sedangkan popularitas Rena Da Frina 22 persen dengan tingkat kesukaan 85 persen. Kemudian wakilnya, Teddy Risandi memiliki popularitas 16 persen dengan tingkat kesukaan 90 persen.

Berikut perbandingan popularitas calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor 2024:

I. Popularitas Calon Walikota Bogor

1. Sendi Fardiansyah

Kenal: 56 %
Suka: 90 %

2. Atang Trisnanto

Kenal: 56 %
Suka: 95 %

3. Dedie A Rachim

Kenal: 78 %
Suka: 98 %

4. Rena Da Frina

Kenal: 22 %
Suka: 85 %

5. Dokter Raendi Rayendra

Kenal: 45 %
Suka: 92 %

II. Popularitas calon Wakil Walikota Bogor 2024

1. Melli Darsa

Kenal: 21 %
Suka: 90 %

2. Annida Allivia

Kenal: 34 %
Suka: 93 %

3. Jenal Mutaqin

Kenal: 41 %
Suka: 95 %

4. Teddy Risandi

Kenal: 16 %
Suka: 90 %

5. Eka Maulana

Kenal: 16 %
Suka: 85 %

Peneliti Charta Politika Indonesia, Ardha Ranadireksa mengatakan survei dilakukan pada 20-25 September 2024 dengan melibatkan 400 responden yang tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor.

Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error 4,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Menurut Ardha Ranadireksa, dari lima calon walikota yang bertarung di Pilkada Kota Bogor 2024, elektabilitas Dedie A Rachim tertinggi dengan 39,3 persen, disusul Atang Trisnanto yang berada di posisi kedua dengan elektabilitas 21,8 persen.

Sementara Sendi Fardiansyah berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 13,5 persen. Lalu,
Dokter Raendi Rayendra di posisi keempat dengan elektabilitas 9,8 persen. Kemudian Rena Da Frina berada di urutan kelima dengan elektabilitas 4,0 persen.

Ardha Ranadireksa mengatakan pada survei kali ini, Charta Politika mendapatkan beberapa temuan menarik.

Pertama, pengetahuan masyarakat terhadap Pilkada Kota Bogor 2024 yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 berada pada angka 89 persen.

"Artinya cukup banyak yang mengetahui tentang pelaksanaan Pilkada serentak," jelas Ardha Ranadireksa dalam rilisnya yang diterima Pojok Bogor, Selasa 8 Oktober 2024.

Kedua, animo responden terbilang sangat tinggi (92,0%) untuk mengikuti gelaran Pilkada Kota Bogor 2024. ***