BOGOR.POJOKSATU.id - Kawasan Lapangan Sempur kembali menjadi perhatian publik setelah Pemerintah Kota Bogor mengambil langkah tegas dengan memasang papan larangan berjualan di area Taman Ekspresi, Kecamatan Bogor Tengah.
Kebijakan ini diberlakukan untuk memastikan kawasan tersebut tetap tertata, bersih, dan bebas dari aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini memadati area tersebut.
Selama ini, trotoar di sekitar Taman Ekspresi memang sering dimanfaatkan PKL untuk membuka lapak.
Deretan pedagang yang menjajakan makanan, minuman, hingga berbagai produk lainnya kerap membuat area itu ramai dan padat, terutama pada akhir pekan.
Kondisi tersebut sering kali mengganggu kenyamanan pengunjung serta mengurangi fungsi utama kawasan sebagai ruang publik dan area aktivitas warga.
Pemasangan plang larangan ini juga merupakan bagian dari langkah lanjutan setelah Pemkot Bogor merelokasi area parkir yang sebelumnya berada di badan jalan sekitar lokasi tersebut.
Untuk mencegah area itu kembali dipenuhi kendaraan, pemerintah telah menempatkan barrier beton sebagai penghalang fisik.
Penataan ulang ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi jalur tersebut sebagai ruang pejalan kaki dan area terbuka yang aman serta nyaman.
Sebagai pengganti lokasi parkir lama, Pemkot Bogor telah memindahkan lahan parkir ke area dekat Kafe Kopi Nako.
Pemindahan ini dilakukan agar penumpukan kendaraan tidak lagi terjadi di jalur utama Sempur, sekaligus memudahkan proses penataan kawasan secara keseluruhan.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga suasana Lapangan Sempur tetap rapi, tertib, dan ramah bagi para pengunjung yang datang untuk berolahraga, bersantai, maupun menikmati suasana ruang terbuka hijau.
Pemerintah Kota Bogor menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban serta mengoptimalkan fungsi Sempur sebagai ruang publik yang nyaman bagi seluruh warga.
Dengan adanya larangan berjualan dan penataan ulang parkir, kawasan ini diharapkan dapat kembali optimal sebagai salah satu ruang favorit masyarakat Kota Bogor tanpa terganggu aktivitas yang mengurangi kenyamanan. ***



