BOGOR.POJOKSATU.id - Warga Kota dan Kabupaten Bogor diminta mulai bersiap menghadapi potensi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok dalam beberapa bulan ke depan.

Bank Indonesia atau BI memprediksi harga berbagai barang berpotensi mengalami kenaikan pada periode Juni hingga September 2026.

Kenaikan tersebut diperkirakan dipicu oleh meningkatnya harga bahan baku yang mulai dirasakan di berbagai sektor produksi dan distribusi.

“Bank Indonesia memprediksi harga sejumlah barang berpotensi naik pada periode Juni hingga September 2026,” demikian informasi terkait survei ekspektasi harga yang beredar.

Dampak kenaikan harga bahan baku itu diperkirakan bisa merembet ke berbagai kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Mulai dari makanan, minuman, hingga barang kebutuhan rumah tangga disebut berpotensi mengalami penyesuaian harga.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian masyarakat, terutama di tengah biaya hidup yang belakangan terasa semakin berat.

Banyak warga khawatir kenaikan harga kebutuhan pokok akan semakin menekan pengeluaran rumah tangga.

“Penyebab utama kenaikan harga karena mulai meningkatnya harga bahan baku di berbagai sektor produksi dan distribusi,” lanjut keterangan tersebut.

Meski demikian, Bank Indonesia menegaskan bahwa kondisi tersebut masih berupa prediksi berdasarkan hasil survei ekspektasi harga.***