POJOKBOGOR.id - Pemkab Bogor melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menyebutkan ada 30 sekolah yang rencananya akan masuk dalam program merger atau penggabungan dua-tiga sekolah menjadi satu entitas baru.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasie) Pembangunan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta, bahwa merger sekolah itu bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di Bumi Tegar Beriman.
"Program kita tahun ini rencana merger itu sekitar 30 sekolah," kata Yanto dikutip melalui Pakar.
Lanjut kata dia, tak hanya Megamendung yang ada dua hingga tiga sekolah di wilayah tersebut berada dalam satu hamparan.
"Bukan hanya Megamendung tetapi semua kecamatan sedang kita persiapkan, karena kondisinya itu di satu hamparan terdapat dua-tiga sekolah, nah makanya kita siapkan agar diproses merger," ungkapnya.
Senada dikatakan, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Susilawati menjelaskan, bahkan ada lima sekolah yang berada di dalam satu hamparan.
Baca Juga: Siap Siap, yang Sembarangan Membuang Sampah di Puncak Bakal Kena Sanksi Pidana
"Betul di Megamendung ada lima sekolah yang berada di dalam satu hamparan, nah maka dari itu kita Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor akan melakukan merger atau penggabungan dua atau lebih sekolah menjadi satu," katanya.
Sebelumnya, pemerintah setempat mencatat 50 persen sekolah dasar negeri di Kecamatan Megamendung, tidak memiliki sarana dan prasarana lapangan untuk upacara.
Baca Juga: Terduga Teroris di Bogor Ternyata Masih Pengantin Baru dan Sehari Hari Jualan Tanaman Hias
Camat Megamendung, Ridwan mengatakan, ada sebanyak 15 sekolah dari 35 sekolah dasar negeri di wilayahnya tidak memiliki lapangan, sehingga hal itu berdampak negatif kepada para pelajar.


.webp)
