BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota atau Pemkot Bogor resmi mengajukan permohonan bantuan anggaran sebesar Rp93 miliar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendukung pembangunan sejumlah ruas jalan prioritas pada tahun 2026.
Pengajuan ini dituangkan dalam surat Wali Kota Bogor kepada Gubernur Jawa Barat dengan nomor 600.1/6492-Bapperida tertanggal 17 November 2025.
Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Pemprov yang meminta kota dan kabupaten segera mengusulkan kebutuhan dukungan pendanaan pembangunan infrastruktur jalan.
Ia menegaskan bahwa permohonan ini tidak berarti alih kewenangan ruas jalan kepada provinsi, melainkan bentuk kolaborasi untuk memperkuat kualitas pembangunan.
Pengajuan bantuan ini sejalan dengan program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang sebelumnya menyampaikan komitmen Pemprov Jabar untuk membantu pembangunan jalan.
Hingga tingkat desa demi memastikan standar konstruksi yang lebih baik dan ketahanan jalan yang lebih panjang.
Empat Ruas Jalan yang Diusulkan untuk Didanai Tahun 2026:
1. Jalan Lingkar R2 (Segmen KS Tubun – Kaumsari) dengan kebutuhan anggaran Rp18 miliar.
2. Jalan Lingkar R3 (Segmen Parung Banteng – Sungai Ciliwung) yang diusulkan sebesar Rp5 miliar.
3. Jalan akses IPAL Kayu Manis, proyek terbesar dengan estimasi anggaran Rp55 miliar.
4. Jalan akses menuju kawasan perkantoran pemerintahan baru, dengan pengajuan dana Rp15 miliar.
Denny menegaskan bahwa Pemkot Bogor berharap usulan tersebut dapat segera ditindaklanjuti Pemprov Jabar.
Mengingat pembangunan empat ruas jalan itu dianggap krusial untuk mendukung mobilitas warga, pengembangan wilayah, dan peningkatan kualitas layanan publik. ***



