POJOKBOGOR.id - Pemkot Bogor mulai mematangkan rencana penyelenggaraan nonton bareng atau nobar Piala Dunia 2026 bagi masyarakat.
Wakil Wali Kota Bogor, Jaenal Mutaqin, menyebut pembahasan awal nobar Piala Dunia 2026 telah dilakukan dan saat ini tinggal menyiapkan aspek teknis agar kegiatan berlangsung aman, tertib, dan menjadi ruang kebersamaan warga.
Jaenal menjelaskan, Pemkot Bogor telah berdiskusi mengenai rencana nobar Piala Dunia 2026 bersama jajaran terkait. Namun, sejumlah hal teknis seperti penentuan jadwal, mekanisme pelaksanaan hingga lokasi nobar masih akan dimatangkan.
“Ya, kemarin baru diskusi singkat. Tinggal secara teknis tanggal, waktu, dan mekanismenya. Khawatirnya ya kalaupun memang nanti nobar, tetaplah masyarakat menikmati, menjadi ajang silaturahmi, bukan malah menjadi ajang pergesekan. Ini yang kita tidak mau,” ujar Jaenal.
Ia menegaskan, semangat Pemkot Bogor untuk menggelar nobar sudah ada. Kini, pembahasan difokuskan pada penyusunan konsep pelaksanaan agar kegiatan dapat dinikmati seluruh masyarakat dengan nyaman.
“Semangat untuk nobarnya sudah ada, tinggal kita ramu teknis waktu, mekanisme, kemudian yang paling penting titik lokasinya di mana. Nanti saya diskusi dengan Bagian Umum dan kita lapor ke Pak Wali juga,” katanya.
Saat ditanya apakah tayangan nobar Piala Dunia 2026 hanya akan difokuskan pada pertandingan tim-tim favorit tertentu, Jaenal mengisyaratkan kemungkinan seluruh mekanismenya akan dibuat seragam.
“Kemungkinan sama,” singkatnya.
Jaenal berharap kemeriahan Piala Dunia dapat menjadi motivasi bagi perkembangan sepak bola Indonesia agar suatu saat mampu tampil di ajang paling bergengsi tersebut.
“Tentu kita negara Indonesia harus termotivasi oleh para pemain dunia. Entah kapan Indonesia bisa ikut ajang yang cukup bergengsi ini. Kita berdoa dan berharap agar sepak bola Indonesia semakin berkembang, semakin maju, dan mampu bersaing di kancah internasional,” tuturnya.



