BOGOR.POJOKSATU.id - Proyek peningkatan fasilitas di Stasiun Bogor terus berlanjut. Setelah penyelesaian pekerjaan perpanjangan peron di jalur 6, 7, dan 8, kini pembangunan memasuki tahap berikutnya dengan mengerjakan kanopi atau overcapping di area peron jalur 4 dan 5.

Sebagai bagian dari proses pembangunan tersebut, peron jalur 4 dan 5 resmi ditutup sementara.

Penutupan dilakukan untuk memberikan ruang bagi pelaksanaan proyek sekaligus menjaga keselamatan pekerja maupun pengguna jasa kereta selama aktivitas konstruksi berlangsung.

Berdasarkan pantauan, area yang menjadi lokasi pekerjaan telah dipasangi pembatas proyek. Sejumlah pekerja terlihat mulai melakukan berbagai persiapan teknis di sekitar peron sebagai tahap awal pembangunan kanopi.

Pembangunan ini merupakan lanjutan dari program pengembangan fasilitas Stasiun Bogor yang bertujuan meningkatkan kenyamanan penumpang.

Sebelumnya, proyek perpanjangan peron di jalur 6, 7, dan 8 telah selesai dikerjakan sehingga ketiga jalur tersebut kini kembali melayani aktivitas naik dan turun penumpang.

Selama pekerjaan di jalur 4 dan 5 berlangsung, PT KAI Commuter mengalihkan aktivitas penumpang ke peron jalur 2, 3, 6, 7, dan 8. Pengalihan tersebut dilakukan agar operasional stasiun tetap berjalan lancar tanpa mengganggu pelayanan kepada pengguna Commuter Line.

Meski terdapat penyesuaian akses menuju peron, PT KAI Commuter memastikan jadwal perjalanan kereta tidak mengalami perubahan.

Seluruh layanan keberangkatan maupun kedatangan Commuter Line tetap beroperasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pihak pengelola juga mengimbau seluruh penumpang agar memperhatikan papan informasi, mengikuti petunjuk arah, serta mematuhi arahan petugas selama proses pembangunan berlangsung.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di area stasiun sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa.

Melalui pembangunan kanopi tersebut, Stasiun Bogor diharapkan memiliki fasilitas yang semakin modern dan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi penumpang dari cuaca panas maupun hujan.

Proyek ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan transportasi kereta api di kawasan Bogor dan sekitarnya.***