POJOKBOGOR.id — Pelatihan content creator yang digelar oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Bogor resmi dimulai pada Senin, 27 April 2026.
Program ini akan berlangsung selama 33 hari ke depan dan menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Bogor dalam menekan angka pengangguran sekaligus mendorong lahirnya talenta kreatif di era digital.
Sebanyak 20 peserta terpilih berhasil lolos seleksi ketat dari ratusan pendaftar yang antusias mengikuti program pelatihan content creator di Bogor ini.
Para peserta akan mendapatkan pembekalan langsung dari mentor berpengalaman di industri kreatif, mulai dari produksi konten, strategi media sosial, hingga monetisasi digital.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor, Adi Novan, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kota Bogor.
“Visi Wali Kota adalah Bogor Beres, Bogor Maju, Bogor Sejahtera. Salah satu fokus utama kami adalah mengentaskan pengangguran yang saat ini masih berada di angka sekitar 45 ribu orang,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan content creator menjadi salah satu solusi konkret dalam menjawab tantangan tersebut, terutama di tengah meningkatnya minat generasi muda terhadap profesi digital.
Program ini juga mendapat dukungan dari anggota DPRD Kota Bogor, Syafrudin Bima, yang melihat peluang besar di sektor ekonomi kreatif.
Ia menilai profesi content creator kini menjadi salah satu pekerjaan paling diminati dan memiliki prospek cerah di masa depan.
“Content creator adalah profesi idaman anak muda saat ini. Pelatihan ini diharapkan tidak sia-sia dan benar-benar mencetak kreator yang siap bersaing,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPTD BLK Disnaker Kota Bogor, Eka Peemana, menekankan pentingnya kedisiplinan peserta selama mengikuti pelatihan.
Ia berharap seluruh peserta dapat aktif dan konsisten mengikuti program selama 33 hari tanpa absen agar hasil yang didapatkan maksimal.
Pelatihan content creator di BLK Kota Bogor ini menjadi bagian dari implementasi visi “Bogor Sejahtera”, dengan harapan mampu menciptakan peluang kerja baru, meningkatkan keterampilan digital masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.
Dengan kombinasi kurikulum praktis dan mentor profesional, program ini diharapkan melahirkan content creator berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.



.webp)
