POJOKSATU.id - Para pegawai PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Kompleks Pabrik Citeureup, Kabupaten Bogor mengumpulkan 925,5 kilogram sampah lewat program 'Sedekah Sampah' dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023, Selasa (21/2).

Direktur dan Sekretaris Indocement, Antonius Marcos menjelaskan, Sedekah Sampah dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam penanganan sampah di Indonesia. Sampah yang dikumpulkan, nantinya dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif.

"Aksi ini dilakukan serentak pada peringatan HPSN 2023. Sampah yang dikumpulkan kemudian akan dimanfaatkan Indocement sebagai bahan bakar alternatif," jelas Marcos.

Dia menjelaskan, Sedekah Sampah biasa dilakukan setiap Jumat di area kafe milik Koperasi Karyawan Indocement (KKI) Harmony Corner itu, sekaligus mengedukasi pegawai untuk memilah sampah dari rumah.

"Sehingga, secara tidak langsung membuat karyawan ikut mengurasi Co2 dan diedukasi memilah sampah dari rumah. Sampah yang biasanya disatui, dengan program ini jadi dipisah," kata Marcos.

Dia menjelaska, setiap karyawan yang menyerahkan tiga kilogram sampah organik maka mendapat satu poin. Jika sudah terkumpul dapat ditukar dengan makanan atau minuman di Harmony Center atau suvenir lainnya.

Khusus untuk segelas kopi bisa dikonversi dengan delapan poin. Kemudian nasi uduk empat poin, kaos polo 59 poin, tas ransel 103 poin dan masih banyak suvenir lainnya.

Kata Marcos, bagi pegawai dengan poin terbanyak hingga Agustus 2023 bertepatan dengan ulang tahun Indocement, akan diberikan hadiah satu unit sepeda.

Dirinya menekankan, ada beberapa jenis sampah yang tidak bisa ditukarkan dengan poin dalam program Sedekah Sampah, yakni jenis kaca dan logam.

"Sampah yang diterima tidak boleh besi, kaca, atau logam. Seperti kaleng minuman itu tidak bisa, tidak diterima. Rata-rata (yang diterima) plastik, kertas, ban mobil," tuturnya.

Selain program Sedekah Sampah, Indocement juga melaksanakan kegiatan lain pada peringatan HPSN 2023, seperti di Indocement Kompleks Cirebon menyelenggarakan pelatihan pengelolaan sampah dengan metode reduce, reuse recycle (3R) dan penandatangan komitmen pembinaan Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Cirebon.

Kemudian, Indocement Komoleks Tarjun, Kalimantan Selatan, melaksanakan program clean up pesisir mangrove jetty Tarjun dan penukaran sampah dengan suvenir esklusif untuk karyawan dan keluarga karyawan.

(Rishad Noviansyah)