BOGOR.POJOKSATU.id - Kenaikan harga sejumlah bahan pokok mulai dirasakan di beberapa pasar tradisional di Kota Bogor. Selain harga yang terus merangkak naik, pedagang juga mengeluhkan kelangkaan minyak goreng subsidi Minyakita dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi ini salah satunya diungkapkan oleh Surahman, seorang pedagang di Pasar Anyar. Ia menyebut pasokan Minyakita semakin sulit ditemukan, yang diduga akibat distribusi yang tidak merata.

“Sekarang Minyakita mulai susah dicari. Kemungkinan karena distribusinya tidak merata,” ujar Surahman.

Tak hanya minyak goreng, sejumlah bahan lain juga mengalami kenaikan harga. Surahman mengungkapkan bahwa beberapa komoditas seperti kerupuk dan gula merah alami ikut mengalami lonjakan harga dalam beberapa waktu terakhir.

“Bukan cuma minyak, bahan lain seperti kerupuk dan gula merah juga ikut naik. Jadi biaya produksi makin berat,” katanya.

Kenaikan ini turut berdampak pada pelaku usaha kecil, khususnya pedagang makanan, yang harus mencari cara agar tetap bisa bertahan di tengah meningkatnya biaya bahan baku.

Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para pedagang di pasar tradisional, terutama dalam menjaga harga jual agar tetap terjangkau bagi konsumen tanpa mengorbankan keuntungan usaha. ***