POJOKBOGOR.id - Progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari Bogor di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor hampir 100 persen.

Untuk memastikan kesiapan dari Perumda Pasar Pakuan Jaya (Perumda PPJ) dalam rangka penyelesaian tahap akhir Pasar Gembrong Sukasari Bogor, Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengecek langsung ke lokasi, Senin 9 Juni 2025.

"Di antaranya pengecekan sistem kelistrikan, drainase, kemudian sistem keamanan, kenyamanan. Tapi pada intinya Pasar Gembrong Sukasari Bogor siap untuk dioperasionalisasikan secara penuh," ujarny Dedie Rachim.

Baca Juga: Ngeri, Polresta Bogor Kota Brangus 56 Tersangka Kasus Narkoba dan Miras

Untuk itu, Dedie Rachim juga meminta jajaran direksi dan pengembang meyakini pedagang untuk bisa segera memanfaatkan tempat yang sudah bagus ini untuk bisa berjualan.

"Karena harus ada tahapan-tahapan terkait relokasi. Kalau ini siap 100 persen, harus dipastikan siapa-siapa saja yang akan masuk ke Pasar Gembrong ini, sesuai dengan langkah-langkah bisnis PPJ dan pengembang.

Dedie Rachim menekankan, agar mereka yang membeli atau menyewa kios di Pasar Gembrong Sukasari Bogor ini harus juga berjualan. Jangan sampai ada yang hanya membeli dan menyewa, tapi tidak berjualan.

Baca Juga: Rekomendasi Bubur Ayam di Bogor yang Paling Laku, Sampai yang Beli Antre

"Harus punya komitmen jangan hanya sebagai investor, tapi dia beli kios itu harus jualan," katanya.

Dedie Rachim juga menyampaikan, bahwa ini merupakan kesempatan yang baik untuk PKL berjualan di pasar. Sebab jika dihitung dari nilai ekonomis, berjualan di dalam pasar jauh lebih ekonomis.

"Ke depan yang namanya jualan berniaga hanya ada di dalam Pasar. Ini langkah yang akan kami tempuh secara bertahap dan pasti bahwa tidak ada lagi pedagang yang berjualan di luar pasar, emperan jalan, di atas trotoar, di atas drainase, badan jalan, saya pastikan tidak akan mendapatkan tempat lagi," tegasnya.

Baca Juga: SMARTFREN RUN 2025 Pecah Rekor: 5.000 Pelari Ramaikan GBK, Hadiah Ratusan Juta dan Aksi Sosial Menginspirasi

Dirut Perumda PPJ, Jenal Abidin mengatakan sesuai arahan Wali Kota Bogor, pihaknya sudah melakukan pengecekan kelistrikan, keamanan, dan sebagainya

"Dari sisi keamanan juga kita sudah fasilitasi setiap sudut di setiap lantai dilengkapi dengan CCTV," katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan jalur khusus difabel, lansia serta juga tempat bermain anak karena pasar ini berstandar SNI.

Saat ini, lanjutnya, tersedia 600 kios/los untuk memfasilitasi pedagang eksisting Pasar Gembrong Sukasari Bogor dan juga relokasi PKL.