BOGOR.POJOKSATU.id - Operasi Lilin Lodaya 2025 resmi digelar di Kota Bogor sebagai bagian dari upaya pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Operasi ini melibatkan sinergi lintas instansi dengan menurunkan sebanyak 1.067 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta Pemerintah Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa fokus utama Operasi Lilin Lodaya tahun ini adalah pelayanan dan pengamanan masyarakat, bukan penindakan hukum.

Oleh karena itu, petugas di lapangan tidak akan melakukan penegakan hukum berupa tilang terhadap pengendara yang melintas selama masa operasi berlangsung.

Eko menegaskan bahwa kebijakan tersebut juga berlaku bagi kendaraan yang berhenti atau mengetem di sejumlah titik.

Alih-alih melakukan penindakan, petugas akan mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan imbauan secara humanis kepada para pengguna jalan.

Langkah ini diambil untuk menciptakan suasana yang kondusif dan nyaman bagi masyarakat yang tengah merayakan momen akhir tahun.

Menurutnya, Operasi Lilin Lodaya merupakan operasi kemanusiaan yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran aktivitas warga.

Oleh sebab itu, pendekatan yang dilakukan lebih menitikberatkan pada edukasi dan imbauan secara berkelanjutan agar masyarakat tetap tertib dan saling menjaga keselamatan di jalan.

Kapolresta berharap, dengan pengamanan yang bersifat preventif dan humanis ini, rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Bogor dapat berjalan aman, lancar, serta minim gangguan.

Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana Nataru yang damai dan penuh rasa kebersamaan.***