POJOKBOGOR.id - Pada Jumat, 4 Oktober 2024, Badan Standardisasi Nasional (BSN) melakukan kunjungan ke SMP IT Bina Bangsa Sejahtera (BBS) Bogor untuk mendiseminasikan Standar Nasional Indonesia (SNI) serta menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya SNI, terutama bagi para siswa sebagai generasi muda yang diharapkan memahami peran standar dalam berbagai aspek kehidupan.

Kunjungan BSN dipimpin oleh Dr. Zakiyah, MM, Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian, didampingi Nurhidayati, S.Si., M.Si., Direktur Penguatan Penerapan Standar dan Tim Diseminasi BSN yang dikepalai oleh Tintin Prihatiningrum, SIP, M.Si.

Acara dimulai dengan sambutan dari Nurhidayati, yang mengapresiasi suasana akademik SMP IT BBS.

“Saya sangat terkesan dengan sambutan meriah ini. Kehidupan sekolah yang diawali dengan mengaji dan Salat Dhuha, lalu dilanjutkan kegiatan belajar, menunjukkan bahwa sekolah ini memberikan lingkungan yang kondusif bagi anak-anak untuk berkembang,” ujarnya.

Selanjutnya, pemaparan materi tentang SNI dilakukan, yang mencakup pentingnya tanda SNI dalam menjamin kualitas barang, jasa, dan proses, serta peningkatan kompetensi guru terkait standardisasi.

Sesi ditutup dengan edugames interaktif berbasis aplikasi digital yang disambut antusias oleh para siswa.

Para peserta aktif bertanya, dan beberapa bahkan memenangkan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi dari BSN.

SMP IT BBS dan BSN juga menandatangani PKS terkait diseminasi SNI sebagai bagian dari Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema kewirausahaan.

Kepala SMP IT BBS, Syabar Suwardiman, mengucapkan terima kasih kepada BSN karena telah memilih sekolahnya.

"Kami telah mengembangkan beberapa produk siswa, seperti KirKlin (pembersih lantai dan sabun cuci piring), briket arang daun, dan pupuk dari limbah dapur menggunakan magot. Kami berharap produk-produk ini bisa segera mendapat sertifikasi SNI agar kualitasnya lebih terjamin, sekaligus meningkatkan semangat siswa dalam berkarya," jelasnya.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong para siswa untuk terus menciptakan inovasi yang ramah lingkungan dan siap bersaing di pasar dengan jaminan kualitas SNI.***