POJOKBOGOR.id - Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, dengan tegas mengingatkan agar pembangunan pembangunan Stadion Pajajaran dikerjakan dengan hati-hati dan sesuai dengan harapan masyarakat.
Dedie menjelaskan, progres pembangunan Stadion Pajajaran saat ini baru mencapai 1,2 persen.
Sekarang, pekerjaan Stadion Pajajaran masih difokuskan pada tahap pembongkaran dan persiapan pembuatan pondasi baru, jogging track, serta lapangan dan rumput.
“Pembangunan Stadion Pajajaran ini bertahap dan dananya terbatas, makanya harus hati-hati. Jangan sampai dengan anggaran terbatas hasilnya tidak sesuai dengan harapan masyarakat,” kata Dedie.
Baca Juga: Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Flyover Cileungsi Bikin Heboh Warga, Polisi Bilang ODGJ
Ia juga mengingatkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor beserta pihak perencana dan pengawas proyek Stadion Pajajaran untuk benar-benar teliti dalam setiap tahapan pekerjaan.
Stadion Pajajaran yang disebut sebagai stadion “tumbuh” nantinya masih bisa dikembangkan, terutama pada area tribun.
“Sekarang tribun yang dibangun sepanjang 104 meter, nanti bisa ditambah 50 meter ke kiri dan 50 meter ke kanan di bagian timur. Karena itu dari awal harus dipikirkan matang supaya hasil akhirnya sesuai dengan yang kita inginkan,” tegasnya.
Baca Juga: Bocah 4 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Kolam Ikan
Dedie meminta agar setiap pekerjaan memperhatikan standar konstruksi yang benar, mulai dari pengolahan tanah, pondasi, hingga perlakuan pada jogging track dan rumput lapangan. Menurutnya, kesalahan kecil di awal bisa berdampak pada pembangunan tahap selanjutnya.
“Yang penting laksanakan sesuai kaidah-kaidah konstruksi. Jangan gegabah, hati-hati dalam pengawasan karena ke depan revitalisasi juga akan berlanjut ke GOR indoor A dan B, kawasan GOR, lapangan luar, hingga kolam renang. Semua bertahap karena uangnya terbatas,” ujarnya.
Sementara itu, Manager Lapangan PT Menara Setia, Kurniawan, memastikan pihaknya berkomitmen menjaga keselamatan kerja dan kualitas proyek Stadion Pajajaran.
“Semua pekerja telah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar. Kantor proyek juga sudah memenuhi standar keselamatan yang berlaku,” jelas Kurniawan.
Baca Juga: Biang Kemacetan, Angkot di Terminal Laladon Bogor Memang Sulit Diatur
Ia menambahkan, pekerjaan saat ini dimulai dari sisi utara dan akan berlanjut ke sisi selatan. Pola tersebut dipilih untuk menjaga efektivitas pekerjaan dan meminimalisasi gangguan pada area yang sudah dikerjakan.
“Kami pastikan revitalisasi Stadion Pajajaran berjalan sesuai jadwal, tepat mutu, dan aman bagi semua pihak yang terlibat,” pungkasnya.



