POJOKSATU.id, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebut, meninggalnya Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Sekti Anggraini menjadi kehilangan besar bagi Kota Bogor.

Hal itu dikarenakan, Sekti selalu bekerja penuh dedikasi bagi Kota Bogor. Bima Arya pun menyampaikan tiga hal yang selalu di ingat dan berulang kali disampaikan oleh Almarhumah.

Pertama, ikhtiar yang tidak pernah berhenti untuk menyelamatkan. Kedua, ikhtiar maksimal untuk menyelamatkan apa yang Almarhumah selalu sebut kepada saya, orang-orang baik. Agar tidak didzalimi orang.

Baca Juga : Sempat Jenguk Kajari Kota Bogor Sebelum Meninggal, Bima arya: Almarhum sedang Duduk Sambil Mengaji

Ketiga, ikhtiar yang tidak pernah henti sebagai warga Kota Bogor yang ditugaskan di Bogor untuk memberikan yang terbaik untuk Kota Bogor.

Menurut Bima, Almarhumah adalah sosok yang tidak pernah mengeluh. Bahkan kami Forkopimda baru tau bahwa beliau tengah sakit yang cukup serius setelah beberapa bulan berkegiatan di Kota Bogor.

"Almarhumah selalu tidak pernah ingin ketinggalan dalam setiap kegiatan dan aktivitas di Kota Bogor. Sosok yang tidak pernah mengeluh, sosok yang selalu menitipkan kepada kami untuk terus memperbaiki keluarga besar ASN Kota Bogor seprtti ikhtiar beliau yang juga terus memperbaiki diri menjadi warga sebaiknya," kata Bima Arya.

Orang nomor satu di Kota Bogor itu menyatakan bahwa Sekti Anggraini merupakan orang baik. Hal itu dibuktikan dengan perlakuannya yang tulus, yang berjuang sampai detik terakhir demi kemaslahatan warga Kota Bogor dan kebaikan semua.

Baca Juga : Innalillahi, Kajari Kota Bogor Meninggal Dunia

"Dukacita kami mendalam untuk keluarga, insya Allah kami mendoakan, agar Ibu Sekti diberikan tempat paling mulia di sisi Allah SWT. Dilapangkan kuburnya, dan diampuni semua dosanya," tutur Bima mengambarkan sosok Sekti Anggraini.

"Dan Insya Allah hari ini kami berikhtiar untuk melanjutkan apa yang dititipkan Almarhumah kepada kami semua Forkopimda," tutup Bima.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, Telah berpulang ke Rahmatullah sahabat kami, kolega kami, kami, yang sampai detik terakhir hidupnya dibaktikan untuk kebaikan. Ibu Sekti, selamat jalan. Insya Allah husnol khotimah. (Adi Wirman)