POJOKSATU.id, Bogor- Rumah Kaca Anggrek yang berada di lingkungan Kebun Raya Bogor telah diresmikan pada Rabu, 17 Mei 2023.
Spesialnya, peresmian Rumah Kaca Anggrek sendiri dilakukan langsung oleh Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDIP dan juga Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Mantan Presiden Indonesia.
Sekjen Kemen PUPR, Zainal Fatah menuturkan, Rumah Kaca Anggrek Soedjana Kassan ini merupakan program bersama dengan Kebun Raya Bogor yang sudah dilalukan sejak 2019 lalu.
Di mana, sebanyak 500 jenis Bunga Anggrek hadir di Kebun Raya Bogor selama proses penataan dilaksanakan sekitar tiga tahun.
"Untuk mendukung hal tersebut, kami bangga karena diberi tugas mendukung pembangunan infrastruktur sehingga menjadikan Kebun Raya Bogor untuk pelestarian spesies diluar habitat alaminya," kata Zainal Fatah.
Menurut dia, KemenPUPR selaku pembina konsen melakukan pembangunan. Dalam proses yang sudah dilakukan sejak 2019-2021 ini, terdapat penunjang lainnya yang berada di rumah anggrek ini.
Penataan itu mulai dilakukan dengan membangun rumah kaca induk Anggrek, laboratorium kultur jaringan, penghubung Anggrek serta display Anggrek.
Adapun, untuk rumah kaca induk Anggrek disiapkan untuk memaksimalkan fungsi dari Kebun Raya Bogor itu sendiri.
Di rumah kaca induk Anggrek, terdapat tempat kebutuhan eksplorasi, perawatan, isolasi, penyediaan ruang koleksi serta pameran.
"Demikian laboratorium kultur jaringan dan griya Anggrek sesuai dengan fungsi yang didiskusikan bersama BRIN," ungkap Zainal Fatah.
Atas itu, dirinya berharap, dengan diresmikan serta dilakukan penataan di Rumah Kaca Anggrek Soedjana Kassan, dapat mendukung fungsi Kebun Raya Bogor sebagai pelaksana konservasi.
"Dengan selesainya pembangunan infrastruktur, kami persembahkan untuk turut serta membangun Indonesia yg kita cintai bersama," ujar Zainal Fatah.
Sementara itu, Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko bersyukur bisa meresmikan Rumah Kaca Anggrek Soedjana Kassan pada tahun ini.
"Kita akhirnya dapat meresmikan. Soft launching sudah tahun lalu, segera setelah selesai kita pindahkan anggreknya," kata Laksana Tri Handoko.
Dirinya pun tak lupa mengapresiasi sebesar-besarnya kepada PT Mitra Natura Raya sebagai pengelola Kebun Raya Bogor.
"Kita ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada teman-teman KRB, yang sudah cukup lama melakukan aktivitas konservasi, reservasi, dan pemanfaatan berbagai tumbuhan spesies asli Indonesia. Khsusunya di dataran rendah basah," tandas Laksana Tri Handoko.
(Adi Wirman)



