BOGOR.POJOKSATU.id - Perlintasan kereta api Kebonpedes Kota Bogor, kembali menjadi sorotan karena dinilai masuk zona rawan kecelakaan dan kemacetan.
Perlintasan sebidang ini setiap hari dilalui kendaraan, warga, dan perjalanan kereta dengan intensitas tinggi. Kondisi tersebut membuat risiko kecelakaan semakin besar jika tidak segera ditangani secara serius.
Solusi jangka panjang yang dinilai paling mendesak adalah pembangunan flyover atau underpass.
Infrastruktur tidak sebidang dianggap penting agar kendaraan tidak lagi bersinggungan langsung dengan jalur kereta.
Pemkot Bogor sebelumnya juga telah menyiapkan rencana penataan perlintasan Kebon Pedes melalui pembangunan underpass, termasuk tahap awal pembebasan lahan terdampak.
Keresahan tersebut juga turut disampaikan oleh warga sekitar bernama, Nanang.
Ia mengungkapkan jika perlintasan ini memang membutuhkan segera flyover sebab masih banyak pengendara yang justru nekat melintas meski peringatan sudah dibunyikan.
"Banyak banget yang ngelanggar, kadang peringatan sudah bunyi ajah mereka masih tetap nekat nyebrang," ungkapnya.
Dorongan serupa juga datang dari DPRD Jawa Barat, yang meminta pembangunan flyover atau underpass di titik rawan seperti Kebon Pedes dipercepat demi mencegah kecelakaan berkaitan dengan kereta terulang. ***



