BOGOR.POJOKSATU.id - Seorang pelajar berusia 16 tahun berinisial MY, yang diketahui merupakan siswa SMK di wilayah Ciomas, dilaporkan hilang setelah diduga melompat ke aliran Sungai Cisadane dari Jembatan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Hingga Jumat (30/1/2026), keberadaan korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian di sepanjang aliran sungai dengan menyisir sejumlah titik yang dicurigai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis sore (29/1/2026). Saat itu, MY diketahui tengah bersama kerabatnya usai bermain dan hendak kembali ke tempat tinggalnya di Panti Asuhan Satuan Pelayanan Griya Ramah Anak, Cubalagung, Bogor Barat.

Dalam perjalanan pulang, korban sempat meminta izin untuk melintas melalui Jalan KH M Falak. Namun, setibanya di Jembatan Loji, korban secara tiba-tiba berlari dan langsung melompat ke aliran Sungai Cisadane.

Salah seorang petugas SAR gabungan mengatakan bahwa laporan kejadian diterima tidak lama setelah peristiwa terjadi. Tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian awal.

“Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga ke hilir sungai. Namun hingga saat ini korban belum ditemukan,” ujar petugas SAR di lokasi pencarian.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD Kota Bogor, Damkar Kabupaten Bogor, serta Basarnas. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran darat dan pemantauan aliran sungai, menyesuaikan kondisi arus dan cuaca.

Petugas mengakui bahwa proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, salah satunya derasnya arus Sungai Cisadane akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.

“Kondisi arus sungai cukup kuat dan debit air meningkat, sehingga pencarian kami lakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan personel,” lanjutnya.

Pihak berwenang juga telah berkoordinasi dengan keluarga serta pengelola panti asuhan untuk mengumpulkan informasi tambahan yang dapat membantu proses pencarian. Masyarakat yang berada di sepanjang bantaran Sungai Cisadane diimbau untuk segera melapor apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban.

Hingga berita ini diturunkan, operasi SAR masih terus berlangsung. Tim gabungan memastikan upaya pencarian akan dilanjutkan hingga korban ditemukan, sembari terus melakukan evaluasi di lapangan sesuai perkembangan situasi. ***