BOGOR.POJOKSATU.id - Akses lalu lintas di Jalan Raya Cilebut, Kota Bogor, hingga Jumat (30/1/2026) masih diberlakukan sistem buka-tutup menyusul peristiwa longsor yang terjadi sehari sebelumnya.

Pengaturan ini dilakukan karena sebagian badan jalan tertutup material tanah dari tebing yang berada di sisi jalan. Pantauan di lapangan menunjukkan arus kendaraan berjalan melambat, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari.

Kendaraan dari dua arah harus melintas secara bergantian untuk menghindari risiko keselamatan, mengingat lebar jalan yang tersisa tidak memungkinkan dilalui secara bersamaan.

Sejumlah warga setempat turut membantu mengatur arus kendaraan agar kemacetan tidak semakin mengular. Mereka berjaga di beberapa titik untuk memberi isyarat kepada pengendara saat jalur bisa dilalui.

“Kalau tidak dibantu warga, antrean kendaraan bisa lebih panjang. Jadi kami bergantian mengatur supaya kendaraan bisa jalan satu per satu,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Peristiwa longsor tersebut terjadi pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Material tanah dari tebing di sisi jalan tiba-tiba runtuh dan menutup sebagian badan jalan, sehingga mengganggu akses utama penghubung kawasan Cilebut dan sekitarnya.

Selain berdampak pada lalu lintas, longsor juga memengaruhi permukiman warga yang berada di bawah badan jalan.

Satu unit rumah dilaporkan tertimbun material longsor. Beruntung, rumah tersebut dalam kondisi kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kami pastikan tidak ada korban dalam kejadian ini karena rumah yang terdampak sedang tidak dihuni. Namun kerusakan tetap terjadi dan akan kami tindak lanjuti,” kata perwakilan petugas penanganan di lokasi.

Beberapa pohon di sekitar tebing juga dilaporkan roboh akibat longsoran tanah. Hingga saat ini, petugas masih melakukan proses pembersihan material serta memastikan kondisi tebing agar tidak terjadi longsor susulan.

Pihak BPBD Kota Bogor bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian.

Pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi arahan petugas, serta mencari jalur alternatif apabila memungkinkan.

Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi dan berpotensi memicu longsor di wilayah rawan. ***