POJOKSATU.id, BOGOR - Pemerintah Bogor dalam waktu dekat ini rencananya akan menutup Lapangan Sempur Kota Bogor selama tiga bulan ke depan.
Hal itu dikarenakan adanya perbaikan di sejumlah titik di lapangan Sempur.
"Tahun ini akan ada perbaikan rubber (jogging track). Memang kondisinya sudah rusak, dan harus diperbaiki," kata Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati pada Disperumkim Kota Bogor, Irfan Zacky.
BACA JUGA : Program Sandiaga Rubah Pembuangan Sampah Disulap Jadi Taman Wisata Kreatif
Adapun perbaikan yang dilakukan, lanjut Irfan, meliputi base joging track, perbaikan rubber, hingga drainase track dengan pagu APBD yang disiapkan sebesar Rp2,3 miliar.
Irfan menjelaskan, sesuai rencana, kegiatan ini akan dilakukan pada Maret hingga April 2023 mendatang.
"Penutupan Taman Sempur kurang lebih sekitar 2-3 bulan. Paling telat, setelah lebaran pengerjaan bisa dilakukan," ucap dia.
BACA JUGA : Polisi Buru Dua Maling Rumah di Perumahan Taman Griya Kencana Bogor
Dalam pelaksanaannya nanti, struktur bahan dasar dari jogging track ini, akan diubah.
Selama ini, jogging track Lapangan Sempur Kota Bogor yang sudah eksisting ini menggunakan bahan aspal yang memang jika terkena panas mengelupas.
"Kita akan ubah struktur basenya dengan memakai beton. Kalau yang eksisting ini memang rubbernya sudah pada ngelupas. Kemungkinan akan diperbaikinya akhir April ini atau setelah lebaran. Atau kemungkinan Mei ini. Untuk pekerjaannya dua bulan," papar Irfan.
BACA JUGA : Masih Berproses, Dana Kompensasi Bau untuk Warga Tamanrahayu Turun Februari
Saat ini, tahapan akan dimulai dengan melelangkan konsultan pengawas.
"Tahap awal lelang konsultan pengawas selama dua bulan. Nanti bulan kedua masuk untuk lelang fisiknya," kata Irfan.
Namun demikian, penutupan kawasan Lapangan Sempur itu tidak dengan Taman Ekspresi. Sehingga masyarakat masih bisa menggunakan fasilitas publik tersebut.
"Untuk Taman Ekspresi tetap dibuka. Tapi masyarakat yang biasa kegiatan di Lapangan Sempur Kota Bogor bisa juga ke Alun-lun Kota Bogor atau ke taman lainnya," tandas dia.
(Adi Wirman)



