POJOKBOGOR.id - Masalah banjir di Bogor kembali terjadi di ruas Jalan Tumenggung Wiradiredja, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara pada Rabu 7 Februari 2024.

Banjir di Bogor ini terjadi, akibat meluapnya aliran air dari drainase yang ada di sekitar wilayah tersebut.

Tingginya banjir di Bogor kali ini bahkan membuat akses jalan itu tertutup.

Baca Juga: Darya-Varia Tekan Stunting di Desa Cibatok II hingga 80 Persen

Sejumlah kendaraan roda 2 dan roda 4 bahkan terpaksa berputar arah, tidak bisa melintas karena banjir. Beberapa motor juga mengalami mogok dan terpaksa didorong warga.

Warga setempat Alif Firdaus mengungkapkan, bencana itu sudah sering melanda wilayah, sejak 10 tahun lalu.

Dirinya bahkan membangun benteng di depan rumahnya untuk mencegah air masuk ke dalam rumah.

Baca Juga: Disdukcapil Kota Bogor Tambah Jam Layanan Sampai Jemput Bola ke Sekolah Sebelum Pemilu 2024 Mulai

“Sudah terjadi sejak saya pertama kali pindah ke sini di tahun 2014. Dan sampai sekarang masih sering terjadi. Ketinggiannya mencapai 80-100 centimeter atau sepinggang orang dewasa,” ujarnya.

Tak hanya berdampak pada arus lalu lintas, banjir juga sering kali merendam rumah warga. Alif menyebut ada sekira 8-10 rumah yang menjadi korban banjir.

Dirinya mengungkapkan, bencana terjadi akibat aliran air yang tertahan rendahnya jembatan, yang melintang di atas Jalan PLN.

Baca Juga: Warga Jonggol Tewas usai Dihantam Batu Bata serta Tikaman Senjata Tajam

Derasnya aliran sungai kemudian tumpah ke jalan, dan masuk ke dalam rumah warga. Sehingga banjir merendam rumah warga.

“Kami berharap jembatan itu cepat direvitalisasi dan drainase tersebut dinormalisasi, sehingga banjir di Bogor atau alirannya tidak lagi tumpah ke jalan,” harap dia.