POJOKBOGOR.id – Kabar terbaru bagi pengguna KRL Bogor. KAI Commuter kembali menambah 13 perjalanan Commuter Line Bogor mulai Kamis (10/9/2026). Kebijakan ini diambil setelah operator mengevaluasi kepadatan penumpang yang terjadi akibat penyesuaian perjalanan KRL sejak awal September.
Sebelumnya, KAI Commuter melakukan penyesuaian terhadap sejumlah perjalanan Commuter Line Jabodetabek mulai 7 September 2026 karena adanya perawatan intensif sarana KRL. Kondisi tersebut kemudian berdampak pada kepadatan penumpang, khususnya di lintas Bogor.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, penambahan 13 perjalanan merupakan hasil evaluasi terhadap pola operasional dan kondisi kepadatan pengguna.
"Langkah ini diambil dengan melakukan pengaturan pola peredaran sarana Commuter Line di seluruh lintas layanan untuk mengoptimalkan jumlah jadwal perjalanan," ujar Karina.
Dengan tambahan tersebut, jumlah perjalanan Commuter Line Jabodetabek meningkat menjadi 1.061 perjalanan per hari, dari sebelumnya 1.048 perjalanan selama periode 7-9 September 2026.
Rangkaian dari Tanjung Priok Dialihkan ke Bogor
Untuk menambah perjalanan di lintas Bogor, KAI Commuter melakukan rekayasa pola peredaran rangkaian kereta.
Salah satu langkahnya yakni mengoperasikan rangkaian yang sebelumnya melayani Commuter Line Tanjung Priok untuk perjalanan di lintas Bogor.
“Dengan pengoperasian rangkaian ini, jumlah perjalanan Commuter Line Bogor akan bertambah sebanyak 13 perjalanan,” kata Karina.
Penambahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas angkut sekaligus mengurangi kepadatan pengguna Commuter Line Bogor.
Namun, pengalihan rangkaian tersebut membuat layanan Commuter Line Tanjung Priok untuk sementara menggunakan rangkaian Commuter Line Basoetta. Meski demikian, KAI Commuter memastikan tarif dan layanan tetap diberlakukan seperti biasanya.
Jadwal Commuter Line Basoetta Ikut Berubah
Penyesuaian rangkaian di lintas Tanjung Priok juga berdampak pada jumlah perjalanan Commuter Line Basoetta.
Mulai Kamis (10/9/2026), perjalanan Commuter Line Basoetta yang sebelumnya mencapai 70 perjalanan menjadi 52 perjalanan.
KAI Commuter menyatakan pengaturan tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan sarana kereta sekaligus menyesuaikan kapasitas dengan kebutuhan penumpang di masing-masing lintas.
Bagi pengguna KRL Bogor, penambahan 13 perjalanan menjadi salah satu upaya KAI Commuter mengatasi kepadatan setelah adanya penyesuaian operasional pada awal September.
Catatan: Informasi terbaru yang saya temukan masih merujuk pada kebijakan KAI Commuter yang mulai berlaku 10 September 2026. Kebijakan penyesuaian perjalanan secara umum sebelumnya diumumkan berlaku hingga 30 September 2026, sehingga penumpang tetap disarankan mengecek jadwal perjalanan sebelum berangkat.



