POJOKBOGOR.id – Kota Bogor bakal kedatangan program baru dari pemerintah pusat yang menyasar langsung ke level kelurahan.

Namanya Koperasi Kelurahan Merah Putih, program hasil inisiasi Presiden Prabowo Subianto ini akan dibentuk di 68 kelurahan yang ada di Kota Hujan.

Setiap koperasi nantinya akan menerima suntikan modal usaha yang nilainya cukup fantastis, bisa mencapai Rp5 miliar per koperasi. Namun, nominal tersebut disesuaikan dengan skala dan bidang usaha yang digarap.

“Besarannya bervariasi, tergantung jenis usaha. Bisa Rp1 miliar, bisa juga sampai Rp5 miliar,” ujar Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, dalam diskusi di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Senin (12/5/2025).

Meski mendapat kucuran dana besar, Eddy menegaskan bahwa modal itu bukan hibah. Koperasi tetap wajib mengembalikannya melalui skema cicilan, sehingga usaha yang dijalankan harus benar-benar produktif dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya koperasi untuk fokus pada sektor usaha yang relevan dengan potensi lokal. Untuk Kota Bogor, sektor seperti pertanian, jasa, dan UMKM dinilai paling potensial untuk digarap.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menyambut baik program ini. Ia menyebut akan menghidupkan kembali Koperasi Pembiayaan Ekonomi Kelurahan (KPEK) yang sebelumnya sempat mati suri.

“Dari 68 KPEK yang ada, saat ini hanya 6 yang aktif. Kehadiran program ini diharapkan bisa menjadi pemantik semangat bagi kelurahan untuk mengaktifkan kembali koperasi,” kata Dedie.

Namun, Dedie juga mengingatkan agar para lurah sebagai koordinator koperasi bisa lebih selektif dalam membentuk dan mengelola KPEK agar dana dari pemerintah benar-benar dikelola secara sehat dan bertanggung jawab.***