POJOKSATU.id, Bogor - Korban longsor di Kampung Sirnasari, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, bertambah.

Adapun korban longsor Kampung Sirnasari Empang yang diketahui bernama Kosasih (62) tersebut menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 00.00 WIB, Kamis (23/3/2023).

Saat dikonfirmasi, Camat Bogor Selatan, Abdul Rahman membenarkan kabar duka yang menimpa warganya tersebut.

Menurut dia, sebelum dinyatakan meninggal dunia, Kosasih sebelumnya sempat menjalani perawatan usai terjadi longsor di Kampung Sirnasari.

Namun, beberapa hari terakhir kondisinya menurun kembali dan mendapatkan perawatan di RSUD Kota Bogor.

"Almarhum dinyatakan meninggal dunia Kamis dini hari di RSUD," kata Abdul Rahman.

Camat Bogor Selatan menjelaskan, kondisi kesehatan Kosasih menjadi salah satu korban longsor yang paling dipantau baik oleh Dinas Kesehatan, Puskesmas Setempat, termasuk aparatur di wilayah.

"Korban saat ini sudah di makamkan di TPU Dreded," ucap dia.

Abdul Rahman juga mengaku akan berkoordinasi untuk menemui pihak keluarga memberikan santunan yang akan disampaikan untuk ahli waris.

"Kami akan mengajukan juga ke Kemensos, mudah-mudahan dapat bantuan, ikhtiar yang penting sudah koordinasi dan tidak terlantar," papar dia.

Terpisah, Lurah Empang Muhamad Al Farhan menambahkan, setelah beberapa hari menjalani perawatan di RS PMI Bogor pasca tertimbun longsor, Kosasih sebenarnya sudah diizinkan pulang.

Hanya saja, dari hasil pemantauan Puskesmas Empang, kondisi kesehatan Kosasih terus menutun selama dua hari terakhir menurun.

"(Korban) lalu dirujuk karena diare parah, dan Kosasih meninggal dunia di RSUD," ucap dia.

Diketahui, dalam kejadian bencana longsor yang terjadi di Kampung Sinarsari, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Selasa (14/3/2023) menyebabkan 17 warga tertimbun.

Dari 17 korban tertimbun, 11 orang selamat, dua meninggal dunia, dan empat orang lainnya berada dalam timbunan longsor. Dua korban tewas yakni Mustofa (30), dan Alfandy (2).

Sedangkan empat korban yang tertimbun dan berhasil dievakuasi yakni Yuli, 65, M. Yusuf (8 bulan), Cucum (50), dan Azzam (5).

"Ibu Cucum sebelumnya meninggal, jadi sekrng tinggal anaknya yang masih hidup sendiri di usia 20 tahun," tukas dia.

(Adi Wirman)