POJOKBOGOR.id - Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa, Kota Bogor, akhirnya mengalami penurunan pada Minggu 25 Januari 2026 pagi setelah sempat bertahan stabil sepanjang malam.
Berdasarkan data terbaru pukul 07.00 WIB, debit aliran Sungai Ciliwung yang ada di Bendung Katulampa kini berada di angka 60 cm dengan status Siaga 4 atau Normal.
Sejak tengah malam hingga menjelang subuh, volume air yang melintas di Bendung Katulampa terpantau stagnan di angka 70 cm.
Kondisi ini dipicu oleh cuaca mendung dan hujan yang sempat mengguyur.
Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, alat pengukur curah hujan di stasiun Katulampa mencatat beberapa kali aktivitas hujan dengan rincian sebagai berikut:
Gelombang 23.00 - 07.00 WIB: Tercatat curah hujan sebesar 3 mm yang turun pada dini hari pukul 01.55 hingga 02.30 WIB.
Gelombang 07.00 - 15.00 WIB: Tercatat akumulasi curah hujan sebesar 6 mm. Hujan terpantau turun dalam dua durasi, yakni pukul 07.51 - 08.30 WIB dan dilanjutkan kembali pada pukul 09.51 - 10.25 WIB.
Gelombang 15.00 - 23.00 WIB: Tercatat nihil atau 0 mm (tidak ada hujan).
Meskipun sempat diguyur hujan pada pukul 02.00 WIB, intensitas air tidak membuat status Bendung Katulampa naik ke level waspada.
Memasuki pagi hari pukul 07.00 WIB, debit air justru menyusut ke angka 60 cm seiring dengan meredanya intensitas hujan di kawasan hulu (Puncak).
Dengan penurunan ke level 60 cm, kiriman air menuju Jakarta dipastikan masih dalam batas aman.
Namun, petugas tetap mengimbau warga di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung untuk tidak lengah, mengingat cuaca di wilayah Bogor saat ini masih terpantau mendung (M) dan berpotensi kembali turun hujan.



