POJOKBOGOR.id – Masalah pengangguran jadi konsen Calon Wali Kota Bogor, Rena Da Frina untuk memberikan perbaikan di sektor terbukanya lapangan pekerjaan.
Rena Da Frina dan Achmad Teddy Risandi diakui berani lebih banyak untuk menyediakan 44 ribu lapangan kerja dibandingkan kandidat lainnya.
Mengenai itu, pengamat kebijakan Universitas Nasional (Unas) Ansori Baharudin Syah mengatakan bahwa seharusnya setiap calon kepala daerah, termasuk Wali Kota-Wakil Wali Kota, harus tegas menyampaikan berapa banyak sanggup menyediakan lapangan kerja selama kepemimpinannya.
Baca Juga: Anak Rantau Sumatera Utara Bersatau Dukung Rena Da Frina dan Teddy Risandi Menangkan Pilkada 2024
Dengan begitu, masyarakat dapat lebih mengetahui potensi masa depannya dalam meraih kesempatan kerja di daerahnya sendiri, tutur Ansori, Jumat, 15 November 2024.
Sementara itu, seorang Gen Z yang masih menempuh kuliah bernama Nurlaela Saadah menilai, penyediaan 44 ribu lapangan kerja di Kota Bogor oleh Rena Da Frina amat membantu generasi muda, khususnya kepada lulusan baru.
“Mencari pekerjaan merupakan hal yang tidak mudah, apalagi lulusan baru yang minim pengalaman. Selain itu pengangguran di Kota Bogor saat ini mayoritas penduduknya merupakan generasi muda,” ujar Nurlaela.
Baca Juga: AgenBRILink Bawa Kemudahan Layanan Perbankan untuk Warga Kabupaten Rejang Bengkulu
Apalagi berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Bogor tahun 2023, angka pengangguran terbuka di ‘Kota Hujan’ mencapai 10,78 persen. Tingkat persentase tersebut adalah tertinggi di Jawa Barat.



