POJOKBOGOR.id - Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Organda untuk mengoptimalkan akses angkutan kota (angkot) ke pasar-pasar tradisional.

Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan pelayanan di pasar tradisional, seperti Pasar Tanahbaru di Kelurahan Cimahpar yang baru dibangun namun masih minim pengunjung karena akses angkot yang terbatas.

Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin, menjelaskan bahwa pihaknya tengah membahas rencana pengalihan atau rerouting trayek angkot agar dapat langsung melintasi pasar-pasar tradisional.

"Langkah ini merupakan bagian dari optimalisasi pasar tradisional. Kami sudah berkoordinasi dengan Organda dan Dishub untuk memastikan angkot dapat menjangkau pasar dengan mudah," kata Jenal Abidin.

Baca Juga: Telkomsel Gelar Baktiku Negeriku 2024: Transformasi Digital untuk Pembangunan Desa Berkelanjutan

Selain itu, Perumda PPJ juga fokus untuk mengatasi tantangan dalam mengisi kios dan los yang masih kosong di beberapa pasar, seperti Pasar Pamoyanan dan Pasar Tanah Baru.

"Kami akan melakukan langkah-langkah sosialisasi, seperti pemasangan banner dan promosi melalui media sosial, untuk menarik minat pedagang dan pengunjung," ujar Jenal.

Kepala Dishub Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang berdiskusi dengan Organda terkait rencana ini.

"Tujuannya adalah untuk meningkatkan jumlah pengunjung pasar dan pelayanan," kata Marse Hendra.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi Serahkan Santunan untuk Ahli Waris PPS

"Diskusi dengan Organda saat ini fokus pada rencana teknis untuk perubahan rute angkot," tambahnya.

Perumda PPJ dan Dishub berharap sinergi ini dapat meningkatkan daya tarik pasar tradisional bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.***