POJOKSATU.id - Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto meninjau pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, Kamis (6/7). Rudy ingin memastikan, PPDB dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
Setidaknya, Rudy meninjau pelaksanaan PPDB di lima sekolah. Yakni SMPN 1 Sukaraja, SMPN 1 Cibinong, SMPN 2 Cibinong, SMPN 3 Cibinong dan SMPN 1 Klapanunggal. Selain meninjau, Rudy juga mendengar keluhan orang tua calon siswa dan pihak sekolah.
"Saya hari ini meninjau pelaksanaan PPDB di 5 SMPN, terutama yang ada di dapil saya. Karena sebelumnya saya sudah meninjau PPDB di SMA. Kita ingin melihat bagaimana proses pelaksanaannya," kata Rudy Susmanto, saat meninjau pelaksaan PPDB hari terkahir di SMPN 01 Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal.
Saat melakukan monitoring, Rudy mengaku menerima keluhan dari orang tua siswa yang mengalami kendala saat mendaftarkan anaknya, hingga menyebabkan tidak bisa diterima di sekolah SMPN 1 Cibinong.
"Seperti tadi kita lihat di SMPN 1 Cibinong, kita melihat keluhan masyarakat, tadi ada ibu-ibu nangis karena anaknya tidak bisa masuk sekolah lantaran tidak memiliki akte lalu kita bantu," kata Rudy.
Meski begitu, Rudy memastikan tidak menemukan adanya aduan masyarakat terkait pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam pelaksanaan PPDB.
"Nggak ada laporan pungli, kami tidak mendengar. Justru kita menanyakan kendalanya seperti apa didalam proses PPDB. Kebetulan secara keseluruhan tidak ada persoalan yang berarti. Selama saya memonitor belum ada aduan terkait pungli," jelasnya.
Selain itu, Rudy juga mendapatkan aduan dari beberapa sekolah adanya beberapa usulan pembangunan yang belum terealisasi bertahun-tahun.
"Sekaligus kita melihat kebutuhan sekolahnya seperti apa. Ternyata di SMPN 1 Klapanunggal ada keluhan, salahsatu bangunan ruang kelas yang sudah hancur dan sudah diusulkan bertahun-tahun tapi belum pernah terealisasi. Nah itu yang akan kita dorong bersama," jelasnya.
Maka dari itu dengan adanya kunjungan atau monitoring yang dilakukan Rudy, dapat memecahkan solusi agar fasilitas sarana prasarana pendidikan di Kabupaten Bogor dapat terakomodir secara menyeluruh.
"Semoga setelah kita mendapatkan keluhan dan kendala dari masyarakat dan sekolah. Kita bisa mengevaluasi masalah ini terutama di PPDB dan peningkatan infrastruktur sekolah," tegas Rudy.
(Rishad Noviansyah)



