POJOKBOGOR - Video Kecelakkaan di Ciloto Puncak beredar di grup WhatsApp. Kabarnya kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu 28 Februari 2024. 

Kecelakaan di Ciloto Puncak terjadi antara truk bernomor polisi Z 8577 WS dengan mobil berwarna silver.

Mobil truk tampak terguling di tengah jalan dalam kondisi ringsek. Sedangkan mobil berwarna silver mengalami ringsek pada bagian depan.

Baca Juga: DPRD Kota Bogor Mediasi Pedagang Pasar Bogor dengan Pemkot

Informasi yang beredar, kecelakaan bermula saat mobil silver hendak keluar dari tempat parkir yang berada di bahu jalan.

Pada saat bersamaan truk berwarna kuning melintas dan langsung menabrak bagian depan mobil silver. Truk terguling di tengah jalan.

Seorang korban tergelatak di jalanan dalam kondisi kritis. Belum diketahui berapa jumlah korban dalam kejadian tersebut.

Baca Juga: Rudy Susmanto Sebut Kabupaten Bogor Bogor Istimewa

Kecelakaan di Ciloto menyebabkan lalu lintas dari arah Puncak menuju Cianjur dan arah sebaliknya terhambat. Kemacetan panjang dari kedua arah tak terhindarkan.

"Kejadiannya di dekat rumah makan Bumi Aki di Ciloto Puncak," ucap saksi mata melalui rekaman video yang diterima Pojok Bogor, Rabu 28 Februari 2024 pukul 14.00 WIB.

Dari penelusuran Pojok Bogor, video kecelakaan tersebut ternyata video lama. Kecelakaan itu terjadi pada November 2022. Satu orang mengalami luka berat dan tiga orang mengalami luka ringan akibat kecelakaan ini. 

Baca Juga: Sedang Beli Siomay, Pengendara N-Max jadi Korban Begal di Gunungputri

Sebelumnya, kecelakaan juga terjadi di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, pada Kamis 8 Februari 2024.

Bus pariwisata PO Kramat Djati berpelat nomor D 7572 AM terperosok dan terguling masuk jurang di perkebunan teh yang berada di Desa Ciloto.

Kanit Gakkum Polres Cianjur Iptu Hadi Kurniawan mengatakan, bus tanpa penumpang tersebut masuk ke jurang sedalam 20 meter pukul 05.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun sopir bus dan dua orang kernet mengalami luka-luka.

"Peristiwa kecelakaan bus pariwisata PO Kramat Jati ini sedang dalam keadaan kosong penumpang saat kecelakaan, hanya sopir dan dua orang kernet," ujar Hadi Kurniawan, Kamis 8 Februari 2024.

Menurutnya, saat kejadian bus tersebut berhadapan searah dengan motor. Kemudian, Sopir bernama Teguh Saputra membanting setir untuk menghindari tabrakan dengan motor di depannya.

"Sewaktu menempuh jalan menurun dan menikung dari arah Jakarta menuju Cianjur, bus hilang kendali dan out ke kanan menghindari tabrakan dengan motor kemudian menabrak besi pembatas dan masuk ke jurang," jelasnya. 

Disclaimer: Judul dan isi berita diubah pada Rabu, 28 Februari 2024 pukul 17:00 WIB karena ada kesalahan data. Redaksi mohon maaf.