BOGOR.POJOKSATU.id - Menanggapi video viral yang beredar di sosial media terkait dengan adanya pungli di wilayah Kebun Raya Bogor, PT Mitra Natura Raya (MNR) selaku pengelola KRB akhirnya angkat bicara.

GM dari PT Mitra Natura Raya, Zaenal Arifin menegaskan jika video yang disebarkan oleh akun Instagram @uc.you itu tidak benar.

Berdasarkan kronologi kejadian, pemilik akun @uc.you menceritakan jika awalnya ia beserta dengan puluhan karyawannya akan membuat acara perayaan HUT ke-80 RI.

Namun tidak lama asistennya dipanggil oleh pihak KRB, dan dijelaskan jika setiap pengunjung yang membawa makanan dari luar akan dikenakan biaya sebesar Rp 15 ribu per orangnya.

"Terkait dengan biaya Rp15.000 per orang yang disebutkan dalam video, perlu kami luruskan bahwa biaya tersebut hanya berlaku untuk grup dengan kategori 30 orang ke atas,"

"Biaya ini digunakan untuk kebersihan, perawatan, dan pemeliharaan setelah acara. Untuk pengunjung individu, tidak ada biaya tambahan selain tiket masuk dan parkir," kata GM PT MNR Zaenal Arifin.

Zaenal juga menjelaskan jika mereka datang secara rombongan, yang pada awalnya mereka dianggap hanya pengunjung biasa. Sehingga hanya dikenakan biaya masuk dan parkir saja.

Namun setelah itu terdapat sound system dipasang dan sebuah mobil box berisi makanan masuk.

"Dari situ tim keamanan menanyakan kegiatan apa yang dilakukan. Setelah ditanya, mereka menyampaikan akan ada acara dan masih menunggu rombongan lain, sehingga ini masuk kategori grup atau rombongan," tambahnya.

Mendapati kegiatan tersebut, petugas KRB lalu membawa perwakilan rombongan ke Visitor Center untuk menjelaskan apa saja aturan yang berlaku bagi pengunjung acara kelompok di Kebun Raya.

Yang sebenarnya bagi acara rombongan pihak KRB bisa menunjukan venue yang sesuai dengan kegiatan. Dan bahkan disediakan juga golf car, shuttle bus, atau program edukasi Kebun Raya.

"Jadi sekali lagi tidak ada pungli di wilayah Kebun Raya Bogor," tutupnya. ***