BOGOR.POJOKSATU.id - Mungkin banyak diantara kalian yang juga merasakan, keluhan mengenai kondisi Jalan MA Salmun Bogor kembali mencuat dan viral di media sosial.

Warga menilai situasi lalu lintas di jalur yang menghubungkan kawasan Pasar Anyar itu semakin semrawut akibat kemacetan panjang yang hampir terjadi sepanjang hari.

Mereka meminta pemerintah daerah segera melakukan peninjauan ulang terhadap trayek angkutan umum yang melintas di kawasan tersebut.

Menurut warga, sejumlah angkutan kota atau angkot masih beroperasi di Jalan MA Salmun dan ngetem sembarangan, ditambah hadirnya Biskita dan bus Damri yang turut melalui rute tersebut.

Jumlah kendaraan umum itu dianggap tidak sebanding dengan kondisi jalan yang kini semakin sempit akibat maraknya pasar bayangan atau pasar liar di tepi jalan.

Keberadaan pedagang yang menempati bahu jalan mempersempit ruang gerak kendaraan sehingga arus lalu lintas tersendat. Situasi itu memperburuk kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.

Tak hanya soal kepadatan lalu lintas, warga juga menyoroti kondisi Jembatan Anyar yang berada di jalur tersebut.

Jembatan tua yang diperkirakan sudah ada sejak masa kolonial tersebut pernah mengalami kerusakan pada bagian dinding penyangga.

Hal ini memicu kekhawatiran warga mengenai kemampuan jembatan menahan beban kendaraan besar yang melintas setiap hari.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan konkret, mulai dari penertiban aktivitas pasar liar, pengaturan ulang trayek angkutan umum, hingga pemeriksaan struktur Jembatan Anyar.

Penataan menyeluruh dinilai penting untuk mengembalikan kelancaran arus lalu lintas dan memastikan keamanan pengguna jalan di kawasan vital itu. ***