POJOKSATU.id - Masa jabatan Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat, berakhir pada September 2023. Namun, lelaki yang akrab disapa Kang Emil itu, belum memutuskan langkah politik selanjutnya.
Emil setidaknya memiliki dua opsi. Kembali maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Barat, mengingat dia baru satu periode dalam jabatannya, atau bergeser bertarung menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Sambil berkelakar, Kang Emil ingin maju menjadi Gubernur California, Amerika Serikat, ketika ditanya awak media apakah dia akan maju di DKI atau tetap di Jabar.
"Mungkin California. Nanti itu mah Februari adanya. Jadi semua pilkada rata-rata partai putuskan setelah pilpres dan pileg. Jadi kalau ditanya sekarang kejauhan," kata Kang Emil di Bogor, belum lama ini.
Kans Kang Emil dalam menduduki salah satu dari dua jabatan itu, di atas kertas terbilang besar. Pasalnya, jika tetap di Jabar, dia merupakan sosok petahana, sementara di DKI dia memiliki elektabilitas cukup tinggi.
Diketahui, Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) merilis bahwa Ridwan Kamil menduduki peringkat teratas dengan simulasi 10, 8, 5 hingga 3 kandidat calon gubernur. Dalam survei tersebut, ASI juga menghilangkan nama Anies Baswedan yang akan bertarung dalam Pilpres 2024.
Saat simulasi dengan 10 nama calon, elektabilitas Kang Emil mencapai 38,5 persen. Kemudian setelah dikerucutkan menjadi 8 nama, menurun jadi 35,5 persen namun tetap di posisi teratas.
Selanjutnya, dalam simulasi lima nama, elektabilitas Emil pada angka 39,3 persen, disusul Heru Budi Hartono 17,5 persen, Gibran Rakabuming 16 persen, Ahmad Riza Patria 8,3 persen, Bima Arya 4,8 persen dan 14,3 sisanya tak menjawab.
Simulasi tiga kandidat, Ridwan Kamil, Anies Baswedan dan Heru Budi Hartono. Hasilnya Emil meraih 43,5 persen, Anies Baswedan 25,8 persen dan Heru Budi Hartono 8,5 persen.
Untuk diketahui, wilayah pelaksanaan survei dilakukan di DKI Jakarta dengan metode penarikan sampel multistage random sampling dengan responden 400 orang dengan margin of error kurang lebih 4,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(Rishad Noviansyah)


.webp)
