POJOKSATU.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat asal Kabupaten Bogor, Asep Wahyuwijaya mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat membenahi pengelolaan aset dan dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, BPK RI menilai bahwa aset Pemprov Jabar masih belum memadai secara mendasar yang mencerminkan kompleksitas dalam pemanfaatan aset daerah dapat bermanfaat untuk rakyat.
"Saya kira semua sependapat bahwa aset pemerintah mestinya tidak boleh terbengkalai. Selain menjadi potensi pendapatan asli daerah, aset pemerintah juga harus memberikan manfaat besar untuk rakyat," kata Asep Wahyuwijaya, Rabu (3/5).
Lelaki yang akrab disapa Kang AW ini juga meminta Pemprov Jabar tidak mengusir masyarakat yang terlanjur memanfaatkan aset pemerintah. Sebaliknya, masyarakat agar diberi pemahaman.
"Berikan mereka pemahaman yang baik dan jika mereka harus membayar kompensasi sewa, tetapkan harga yang wajar. Jangan berlebihan," jelas Kang AW.
Dia juga mengaku sempat mendengar bahwa ada aset Pemprov Jabar kini berdiri kantor desa, lapangan bola hingga madrasah di atasnya. Dia meminta Gubernur Ridwan Kamil tidak menggusur mereka.
"Lebih baik melakukan edukasi kepada mereka tantang bagaimana caranya mereka bisa memperoleh alas hak dalam bentuk perjanjian pinjam pakai," kata Kang AW yang akan maju dalam Pileg 2024 dari Partai NasDem.
Meski begitu, dia mendorong pengamanan dan pemanfaatan aset Pemprov Jabar menjadi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD), agar lebih efektif dan maksimal dalam penatausahaan aset dari sisi kemanfaatan kepada masyarakat, maupun peningkatan pendapatan daerah.
(Rishad Noviansyah)



