POJOKSATU.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya, menyadari peran penting media massa dalam mengokohkan demokrasi di Indonesia. Dia berharap, insan pers Kabupaten Bogor dapat menjadi ruang bagi gagasan-gagasan mendidik dan mencerahkan.

Terlebih, Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia sekaligus basis suara terbesar, memiliki pengaruh besar dalam pesta demokrasi Pemilu dan Pilkada.

"Peran media massa atau pers sebagai pilar ke-empat demokrasi harus mampu menghadirkan karya jurnalistik yang secara mendasar mengokohkan demokrasi. Peran pers sangat fundamental dalam membuka ruang diskursus publik. Media harus menjadi ruang dimana gagasan-gagasan yang mendidik dan mencerahkan terdistribusi kepada publik," kata lelaki yang akrab disapa Kang AW, saat paparannya dalam Diskusi Pers dalam Pusaran Pilkada di Hotel M-One, Kabupaten Bogor, Senin (27/2).

Menurutnya, dalam struktur pilar demokrasi, jika tiga pilar lainnya yakni eksekutif, legislatif dan yudikatif berada pada posisi elit atau suprastruktur negara maka pers sebagai pilar keempat, berada di wilayah insfrastruktur.

"Hal ini berarti pers atau media itu secara substantif merupakan domain publik, milik rakyat dan merupakan cermin dari kedaulatan rakyat itu sendiri. Sehingga fungsi pers atau media pun akhirnya menjadi sangat strategis dalam menghadirkan isu-isu yang lebih substansial bagi kepentingan warga dalam upayanya melakukan konsolidasi demokrasi ketimbang terjebak pada menghadirkan pemberitaan soal kandidatnya saja," kata dia.

"Karena, kontestasi demokrasi yang ideal itu kan kompetisi ide atau gagasan bukan kompetisi para kandidat jadi yang harus didorong kepada publik pun pada akhirnya adalah gagasan-gagasan dari para kandidatnya. Jika, hal ini dilakukan maka pers atau media dalam menjalankan fungsinya untuk mendidik warga dapat direalisasikan," kata dia.

(Rishad Noviansyah)