POJOKBOGOR.id - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor Bayu Ramawanto, mengikuti Bimtek Tahap 4 Penyusunan Masterplan Smart Province Jawa Barat di Hotel Aston Pasteur Bandung, Rabu (25/10).

Bayu hadir mewakili Sekretaria Daerah Burhanudin. Selain bimtek, Bayu juga menandatangani Komitmen bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Smart Province untuk mengembangkan dan mengelola berbagai sumber daya secara efektif dan efisien, untuk menyelesaikan berbagai permasalahan daerah melalui inovasi yang terpadu dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga: Angkot Terbakar di Parung jadi Tontonan Warga

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bayu Rahmawanto mengungkapkan bahwa, Smart Province itu akan terwujud apabila Smart City di Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat sudah terwujud dengan maksimal. Artinya semakin banyak Smart City maka akan mendorong percepatan terwujudnya Smart Province.

"Salah satunya melalui kegiatan hari ini kita menandatangani komitmen bersama dan diharapkan komitmen bersama ini jadi landasan kita juga buat provinsi mana kala provinsi akan menyalurkan kebijakan untuk merealisasikan Smart Province. Pastinya harus melibatkan kami pemerintah kabupaten/kota yang ada di wilayah Jawa Barat," jelas Bayu Ramawanto.

Lanjut Bayu menjelaskan, salah satu dukungan Pemkab Bogor untuk mendorong percepatan terwujudnya Smart Province yakni melalui konsep Smart City yang sudah dituangkan di dalam master plan yang ada di Kabupaten Bogor dan mengintegrasikannya dengan konsep Smart Province.

Baca Juga: Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Bogor Tembus Rp2,2 Triliun

Salah satunya melalui program kegiatan digitalisasi seperti Call Center 112, layanan masyarakat berbasis digital untuk mempermudah masyarakat dalam mendapat layanan. 

"Kita juga sedang merancang untuk bagaimana kita bisa mewujudkan desa digital sehingga masyarakat tingkat desa itu bisa merasakan betapa mudahnya mendapat layanan dengan dukungan digitalisasi, Nah itu salah satu bentuk Smart City. Selain itu juga kaitan layanan kesehatan itu menjadi prioritas di pemerintah Kabupaten Bogor," bebernya.

Ia berharap, dengan terwujudnya Smart Province dapat mendukung Smart City sehingga bentuk layanan-layanan dasar yang dibutuhkan oleh masyarakat itu bisa lebih cepat, tepat dan lebih akurat dengan mengacu pada data yang akurat.

Baca Juga: 500 Rumah Warga Cariu Rusak Diterjang Angin Kencang

"Tentunya terintegrasi dan berkolaborasi sehingga bisa mewujudkan interoperabilitas. Di mana Smart City atau Smart Province itu sebagai sebuah konser bisa mewujudkan harmonisasi yang memang dibutuhkan oleh masyarakat," tandasnya. ***