POJOKBOGOR.id - Jelang masa libur Natal dan Tahun Baru, kawasan Bogor kembali bersiap menghadapi lonjakan wisatawan.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan turun langsung mengecek kesiapan Operasi Lilin Lodaya 2025 di Posko Terpadu Baranangsiang, Kamis (11/12/2025).
Didampingi Wali Kota Bogor, Dandim 0606, dan jajaran terkait, pengecekan ini memastikan seluruh unsur siap memberikan pelayanan ekstra.
Rudi menegaskan bahwa selama periode Nataru, aparat harus hadir sepenuhnya untuk melayani masyarakat yang datang, beraktivitas, maupun berwisata. Menurutnya, keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas menjadi prioritas utama.
“Kita harus menemani masyarakat, memastikan kebutuhan mereka terpenuhi sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru di Bogor berjalan aman dan baik,” ujarnya.
Kepadatan diprediksi meningkat, terutama di pusat keramaian dan lokasi ibadah.
Untuk pengamanan gereja, ia meminta strategi khusus dengan melibatkan remaja gereja yang dinilai lebih memahami jemaahnya.
Langkah ini juga bertujuan mencegah potensi gangguan keamanan dari pihak tak dikenal.
Tak hanya itu, menghadapi prediksi 2,8 juta wisatawan selama puncak liburan, Kapolda menegaskan koordinasi dengan Polres Bogor telah matang.
Mulai dari penerapan sistem tutup-buka hingga skenario one way di kawasan Puncak.
Yang cukup menarik, keberadaan joki kendaraan yang biasa muncul saat liburan juga akan dikelola.
“Para joki ini akan kita kendalikan, bahkan kita rekrut sebagai satuan sukarela untuk membantu pengaturan lalu lintas,” jelas Rudi.
Sekitar 600 personel Polri akan disiagakan, ditambah unsur pendukung dari berbagai lembaga hingga total mencapai seribu personel.
Sementara untuk jalur rawan bencana, ia menilai Pemkot Bogor sudah siap dengan armada dan prosedur cepat tanggap.
Ketangkasan merespons situasi darurat, kata Rudi, menjadi kunci. “Yang paling penting adalah kecepatan dalam merescue dan mengatasi hambatan agar kondisi segera normal,” pungkasnya.




