POJOKSATU.id, BOGOR - Akses menuju SMPN 3 Tenjo, Jalan Cibunar di Desa Ciomas Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, yang hancur parah kini jadi sorotan usai diberitakan oleh salah satu media lokal.
Dari berita yang ditampilkan Radar Bogor Radar Bogor https://www.radarbogor.id/2023/06/07/rusak-parah-akses-menuju-smpn-3-tenjo-mirip-jalur-offroad/ , nampak jelas akses menuju SMPN 3 Tenjo itu rusak parah sehingga lebih mirip jalur offroad.
Kepala SMPN 3 Tenjo Pujiono sangat prihatin dengan kondisi jalan menuju sekolahnya itu.
Jalanan tersebut semakin hancur ketika hujan turun.
“Kalau hujan, becek dan licin. Kasihan anak-anak yang mau berangkat ke sekolah,” ungkap pria berkacamata itu kepada Radar Bogor, Rabu (7/6).
BACA JUGA : Pemkab Bogor Catat 1,2 Juta Pasutri tak Miliki Buku Nikah
Kondisi jalan menuju sekolah yang rusak parah itu tentunya memengaruhi minat anak melanjutkan sekolah ke tingkat SMP. Padahal, lulusan SD di wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan Cigudeg ini cukup banyak.
Untuk itu, dirinya berharap dinas atau instansi terkait segera memprioritaskan pengaspalan atau betonisasi jalan tersebut.
“Kalau jalannya bagus, insyaallah minat warga untuk ke sekolah meningkat,” imbuhnya.
Ia menambahkan, usulan pembangunan jalan sudah pernah disampaikan dalam musrenbang tingkat desa atau kecamatan hingga ke tingkat Dinas Pendidikan.
BACA JUGA : Pemkab Bogor Bentuk Timsus Cari Uang untuk Lanjutkan Jalan Bomang
“Soal jalan rusak kan bukan ditangani dinas pendidikan ya, jadi saya harap dinas terkait yang melakukan pembangunan,” katanya.
Sementara itu, Pengawas Jalan dan Jembatan Wilayah V Rohmat mengakui, ada beberapa ruas di Desa Ciomas statusnya milik UPT.
“Kami harus cek dulu apakah status UPT atau Desa, karena kita tidak hafal semua dan tak pernah survei kelokasi itu,” ucapnya.
Meski begitu, beberapa ruas jalan di Tenjo akan menjadi prioritas, tahun ini.
BACA JUGA : Santri di Leuwiliang Bogor Tewas Saat Hendak Kabur dari Ponpes
“Adapun pemeliharaan saja dan tahun 2023 yang masuk perbaikan rusak berat hanya di Babakan Tenjo dan Cilejet Tenjo, sisanya tidak ada,” pungkasnya.
Menanggapi hal itu, Camat Tenjo, Yudhi Utomo membenarkan bahwa jalan dalam kondisi rusak. Jalan tersebut merupakan Jalan Desa, dengan panjang 900 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 0,10 sentimeter, berlokasi di Kampung Banar RT 001-005/RW 005, Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.
Dia menjelaskan, penyebab Jalan rusak karena tidak tersedianya TPT sepanjang jalan itu. "Pada Tahun 2022 melalui APBDes di Kampung Banar RW 005 sudah dilakukan rehab jalan sepanjang 600 meter, dititik terparah mulai dari bawah disepanjang jalan tersebut, namun belum sampai ke lokasi SMPN 3 yang lokasinya berada di atas," urai dia.
Akibat curah hujan tinggi dan belum adanya TPT, sambungnya, jalan tersebut sudah mulai rusak lagi.
"Jalan menuju SMPN 3 Tenjo yang terletak Kampung Banar, sudah dimusyawarahkan di desa, dengan hasil setelah disesuaikan dengan kemampuan anggaran, maka akan direalisasikan pada APBDes Ciomas tahun 2024," jelas dia.
Pasalnya, lanjut dia, jalan tersebut belum dimasukan ke Program Samisade karena masih banyak ruas jalan desa lain yang kondisinya lebih parah.
Sebelumnya juga sudah dilakukan upaya penanganan sementara oleh Pemerintah Desa Ciomas secara swadaya bersama masyarakat, agar tidak berdampak negatif kepada pemakai jalan.
"Namun dengan derasnya curah hujan beberapa waktu kemarin jalan tersebut rusak lagi, apalagi dengan kemiringan hampir 35 derajat, sampai saat masih terus dilakukan penanganan," tutup dia.



