POJOKBOGOR.id - Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan atau PSP3 IPB University, dalam usianya yang ke-50 tahun, mengaku siap untuk terus hadir dalam pembangunan pertanian dan pedesaan di Indonesia.
Kepala PSP3 IPB University Jaenal Effendy, di Kota Bogor, Kamis mengatakan, dalam kurun waktu 50 tahun ini, PSP3 banyak diminta untuk memberi pandangan terhadap aturan atau kebijakan pemerintah. Serta diminta saran terkait bagaimana pembangunan pertanian dan pedesaan ke depan.
Oleh karenanya, kata Jaenal, PSP3 IPB University sebagai pusat studi tertua di IPB University ini siap hadir untuk bisa berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan pertanian dan pedesaan.
Baca Juga: Ulang Tahun ke-39, Rudy Susmanto Dihadiahi Ayam Merah Putih
"Bagaimana grand design pembangunan pertanian dan pedesaan diwujudnyatakan dalam ketahanan pangan, bagaimana masyarakatnya terberdayakan. Mereka tidak terpinggirkan tapi punya posisi yang jelas untuk kemajuan bangsa ini,” ujarnya.
Jaenal mengatakan, situasi ketahanan pangan pada ranah global dihadapkan pada kelangkaan sumber daya alam. Sehingga menurutnya hal ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama banyak pihak.
“Kalau kita tidak memiliki strategi yang ada, tapi kita tetap optimis bahwa ketahanan pangan ini tetap bisa diwujudnyatakan ketika misalnya para stakeholder dari unsur pemerintah, masyarakat, civitas akademik, industri, bahu membahu mewujudkan ketahanan pangan bisa tercapai,” ujarnya.
Baca Juga: Polisi Kejar-kejaran dengan Maling Kerbau di Jasinga
Ia menyebutkan, PSP3 IPB University memiliki strategi beberapa di antaranya melakukan kajian, riset, dan membantu beberapa daerah serta pelaku industri terkait dengan hilirisasi pertanian.



