POJOKSATU.id - Tim SAR Gabungan, terkendala tebalnya material longsor, untuk mengevakuasi empat korban longsor yang masih tertimbun di RT07/04, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (15/3).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Thefillo Patrocinio Freitas menjelaskan, proses evakuasi dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat berat. Pasalnya, akses menuju lokasi hanya jalan setapak.
"Kendalanya, material longsoran cukup tebal sampai 4 meter, sementara ini dikerjakan manual. Belum ada rute untuk masuk kendaraan berat ini," kata Theo.
Kata dia, saat ini Dinas PUPR Kota Bogor tengah mencari ruti yang bisa dilintasi alat berat untuk membantu mempercepat proses evakuasi. "Rutenya belum ketemu," kata Theo.
Sebelumnya, dua orang tewas saat longsor menimpa enam rumah warga di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa (14/3) malam. Korban sebagian besar merupakan anak dan lansia.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Theofillo Patrocinio Freitas mengungkapkan, longsor terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, usai hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah Bogor.
Dia mengungkapkan, 17 orang tertimpa longsoran. Dari jumlah tersebut, 11 dinyatakan selamat, dua orang meninggal dan empat lainnya dalam pencarian.
"Saat ini BPBD Kota Bogor dan unsur lainnya masih berupaya mencari korban tertimbun material longsoran," kata Theo, Rabu (15/3).
Mereka yang belum ditemukan, yakni Y (65), C (50), A (5) dan MY (8 bulan). "Proses evakuasi dilanjutkan pagi ini," kata Theo.
Kata dia, objek longsor berdimensi tinggi 30 meter dan lebar 15 meter. Sambil melakukan evakuasi, pembersihan material longsor pun terus dilakukan.
Dua korban yang ditemukan meninggal dunia yakni M (30) dan AF (2). Sementara 11 orang selamat yakni EK (60), R (9), A (2), E (60), FD (20), FN (9), I (40), IR (35), AM (8), M (35) dan D (34).
(Rishad Noviansyah)



