POJOKBOGOR.id - Petugas KAI di Stasiun Bogor bernama Reza, angkat bicara terkait pemukulannya yang dilakukan oleh pengendara dengan mobil berwarna hitam dengan plat nomor BK 1867 FCK
Reza mengatakan, kejadian ini bermula ketika pengendara dengan mobil berwarna hitam dengan plat nomor BK 1867 FCK hendak masuk parkir.
Baca Juga: Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar Akan Daftar ke KPU 19 Oktober 2023
Namun, saat berada di depan gate masuk, petugas parkir meghadang dengan alasan parkir sudah penuh.
"Saya mau parkir disini aja. Kata pengendara. Saya bilang disini udah tinggal slot mobil kecil. Paling cukup karimun. Saya bilang kan, paling diujung sana ada," kata Reza saat dijumpa di Stasiun Bogor.
Ada alasan tersendiri, sambung Reza, dirinya menghadang mobil ini masuk. Reza takut kalau mobil ini lecet karena slot parkir yang tidak cukup.
Baca Juga: Petugas KAI di Stasiun Bogor Dipukul Pengendara Mobil, Ini Penyebabnya
"Kalau mobil lecet gimana pak? Kata saya. Udah gapapa, mau mobil saya bannya ilang kek, mau lecet kek urusan saya, saya gak bakal nuntut begitu kata dia," sambungnya.
Saat adu mulut, dan mulai rame, sambung Reza, dirinya hendak membukakan palang pintu parkir.
Namun, tiba-tiba saja tangan sang pengendara malah memukul muka dirinya.
Baca Juga: Pipa Milik Perumda Tirta Pakuan Sengaja Dirusak, Ribuan Pelanggan Bakal Terdampak
"Posisinya diluar. Saya pas bukain palang pintu saya masukin si bapak itu. Saya samperin kan dan nanya, bapak maunya apa. Gak lama dari situ saya dipukul," tambahnya.
Ojek online yang melihat pun akhirnya mengerubungi pengendara ini.
Malah, ojek online pun tersulut emosinya melihat tingkah pengendara ini.
Baca Juga: Pulang Makan Siang, Warga Ciomas Kaget Rumahnya Kebakaran
"Udah pada di kelilingi ojol kan. Katanya, udah salah bukannya minta maaf malah makin tinggi. Mau dikeroyok juga. Langsung dihalau sama sekuriti," ujarnya.
Saat emosi semuanya tersulut, akhirnya pengendara ini dibawa masuk ke dalam bersama mobilnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibogor, Bripka Gusmawan menuturkan, kejadian ini bermula ketika pengendara sedan berwarna hitam hendak masuk dan memarkirkan kendaraannya ke dalam area parkir Stasiun Bogor sekira pukul 12.30 WIB.
Baca Juga: Ahmad Muzani Sebut Empat Nama Bacawapres untuk Prabowo Segera dalam Rapat Koalisi Indonesia Maju
Karena kondisi tempat parkir yang penuh, petugas parkir menghampiri kendaraan itu dan meminta sang pengendara memarkirkan kendaraannya di tempat lain.
"Pengendara itu memaksa masuk dengan alasan saudaranya mengalami koma dan dirawat di RS Jakarta. Namun, setelah petugas parkir membuka plang tiba-tiba pengendara itu memukul wajah petugas parkir," ujarnya.
Percekcokan ini pun sempat memanas dan memancing perhatian banyak orang di kawasan tersebut.
Akhirnya, pengendara itu diperkenankan masuk dan melanjutkan perjalanannya terlebih dahulu ke Jakarta.
Gusmawan menyebut, masalah ini akan dimediasi oleh pihak kepolisian dengan melibatkan pihak KAI dan pengendara yang saat ini masih berada di Jakarta. ***



