BOGOR.POJOKSATU.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bogor dipastikan tetap berjalan meskipun kalender pendidikan telah memasuki masa libur sekolah.

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa libur panjang tidak menjadi alasan terhentinya penyaluran bantuan gizi bagi para penerima manfaat, khususnya anak-anak usia sekolah serta kelompok rentan lainnya.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran MBG selama libur sekolah akan disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan masing-masing sekolah.

Seluruh proses koordinasi dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertugas di setiap wilayah.

Menurutnya, fleksibilitas ini diperlukan agar program tetap efektif dan tepat sasaran meski aktivitas belajar mengajar sedang dihentikan sementara.

Dadan menyampaikan bahwa pihak SPPG akan melakukan pendataan terlebih dahulu untuk mengetahui seberapa banyak peserta didik yang bersedia datang ke sekolah selama masa liburan.

Apabila sebagian besar siswa tidak memungkinkan hadir, maka penyaluran Makan Bergizi Gratis akan dilakukan sekaligus di awal periode libur.

Skema ini dinilai lebih efisien agar hak anak-anak tetap terpenuhi tanpa harus memaksakan kehadiran mereka ke sekolah.

Tidak hanya menyasar peserta didik, program MBG juga terus diberikan kepada kelompok sasaran lainnya, yakni ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita.

Penyaluran bagi kelompok ini tetap berjalan seperti biasanya melalui Posyandu yang tersebar di setiap wilayah.

Dalam pelaksanaannya, BGN melibatkan peran aktif para kader Posyandu untuk memastikan bantuan gizi sampai kepada penerima yang membutuhkan.

Lebih lanjut, Dadan menjelaskan bahwa makanan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dapat diambil langsung di Posyandu atau diantarkan oleh kader ke rumah masing-masing penerima, tergantung kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Dengan cara ini, distribusi bantuan diharapkan tetap lancar dan menjangkau seluruh sasaran meskipun dalam suasana libur sekolah.

BGN menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan program MBG tanpa terkecuali. Seluruh penerima manfaat dipastikan tetap memperoleh haknya sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk selama masa libur sekolah.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga asupan gizi masyarakat serta mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu secara berkelanjutan. ***