BOGOR.POJOKSATU.id - Aktivitas gempa bumi di Indonesia cukup aktif memasuki Agustus 2026. Belum sampai pertengahan bulan, sejumlah wilayah Tanah Air sudah beberapa kali diguncang gempa dengan kekuatan di atas Magnitudo 5.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tercatat sedikitnya 10 kejadian gempa berkekuatan Magnitudo 5,0 atau lebih selama 1 hingga 9 Agustus 2026.
Gempa terbesar sepanjang periode tersebut terjadi pada 5 Agustus 2026 pukul 11.14 WIB.
Gempa berkekuatan M6,4 itu berpusat sekitar 221 kilometer barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Pada hari yang sama, Indonesia bahkan beberapa kali mengalami gempa M5+. Di antaranya M5,6 di barat laut Halmahera Barat, M5,3 di barat daya Kabupaten Pangandaran, serta M5,9 di sekitar Pulau Doi, Maluku Utara.
Aktivitas berlanjut pada 6 Agustus dengan gempa M5,8 di barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe.
Kemudian pada 7 Agustus, gempa M5,0 tercatat sekitar 102 kilometer barat laut Jepara, Jawa Tengah, pada kedalaman 560 kilometer.
Pada 9 Agustus 2026, dua gempa M5+ kembali tercatat. Gempa M5,7 terjadi sekitar 205 kilometer barat laut Kota Sabang, Aceh, sedangkan gempa M5,5 terjadi sekitar 84 kilometer tenggara Enggano, Bengkulu. Keduanya dinyatakan tidak berpotensi tsunami.
Bogor Juga Sempat Diguncang
Tidak hanya wilayah Indonesia timur dan perairan Sumatra, Bogor juga merasakan aktivitas gempa selama Agustus 2026.
Pada 7 Agustus, gempa M3,5 berpusat di darat sekitar 17 kilometer barat daya Kota Bogor. Getaran dilaporkan terasa hingga Pamijahan, Leuwiliang, Ciomas, Cigombong, Cijeruk, Cicurug dan Cipanas.
Sehari berikutnya, 8 Agustus 2026, gempa M3,2 kembali terjadi sekitar 25 kilometer barat daya Kota Bogor dan dirasakan di Pamijahan serta Leuwiliang.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan selalu mengikuti informasi gempa dari kanal resmi BMKG serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. ***


