POJOKBOGOR.id - Kebun Raya Bogor kembali jadi perbincangan publik, bukan karena hijaunya pepohonan atau suasana segarnya, melainkan dugaan pungutan liar (pungli) yang mencuat lewat sebuah video viral di media sosial.
Video yang diunggah akun Instagram @uc.you memperlihatkan pengalaman seorang wanita yang tengah mengadakan acara HUT RI bersama puluhan karyawannya.
Ia mengaku asistennya dipanggil pihak keamanan Kebun Raya Bogor dan diberitahu bahwa setiap pengunjung yang membawa makanan dari luar dikenakan biaya Rp15.000 per orang.
Dengan rombongan sekitar 50–60 orang, biaya tambahan itu mencapai Rp700.000.
Sang wanita itu pun kaget dan merasa keberatan, karena menurutnya tidak pernah ada aturan resmi seperti itu.
“Kalau memang ada UMKM di sekitar sini, saya juga nggak akan bawa makanan. Soal sampah, kami bisa bertanggung jawab. Bahkan kalau memang ada aturan jelas, mau Rp10 juta pun saya siap bayar,” ujarnya dalam video tersebut.
Ironisnya, saat ia meminta bukti aturan resmi, petugas keamanan yang sebelumnya menagih justru menghilang dan tidak kembali lagi.
Hal ini membuat dugaan pungli makin menguat dan menuai reaksi keras dari warganet.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pengelola Kebun Raya Bogor terkait kasus ini.
Publik pun mendesak adanya klarifikasi, agar kejadian serupa tidak terulang dan pengunjung tetap merasa nyaman berwisata.




