POJOKBOGOR.id - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari melakukan inspeksi harga sembako ke Pasar Kebon Kembang Blok C-D yang berlokasi di Kecamatan Bogor Tengah, Rabu 12 Juni 2024.
Satu persatu para pedagang yang masuk dalam bahan pokok penting, seperti beras, daging, telur, cabai dan lain dicek terkait harga sembako jelang Lebaran Kurban.
"Saya ingin mendapatkan data langsung dan berdiskusi dengan para pedagang mengenai kendala, hambatan dan lain sebagainya. Agar kita bisa mungkin dengan kapasitas pemkot bisa mengintervensi atau membantu kestabilan harga," jelas Hery usai peninjauan.
Baca Juga: Terjadi Banjir di Kabupaten Bogor, Rumah Warga Berisi 16 Kepala Keluarga Digenangi Lumpur
Selain mengecek kestabilan harga, Hery juga mengedukasi para pedagang bahwa kenaikan harga sembako sedikit hingga kenaikan ekstrem bisa berpengaruh kepada inflasi dan perekonomian kota. Pun akan berdampak kepada pedagang serta masyarakat.
Hasil peninjauan tersebut, Hery mengatakan bahwa harga bahan-bahan pokok tersebut masih di kondisi normal.
Hanya ada satu catatan pengkajian untuk harga daging sapi. Dimana suplai yang banyak, namun harga tidak alami penurunan.
Baca Juga: Ranumnya Dokter Rayendra, Banyak Dilirik Partai untuk Walikota Bogor
"Seharusnya kalau suplai banyak harga turun, mungkin ada supply chain yang harus saya ajak bicara untuk mencari tahu penyebabnya," jelasnya.
Ditambah, suplai daging bukan hanya dari Kota Bogor saja. Namun bisa dari luar kota maupun luar rumah pemotongan hewan (RPH). Sehingga Hery menganggap prinsipnya agak anomali untuk daging.
"Untuk harga sembako komoditas lain seperti cabai, beras itu naik turunnya masih normal, misal beras sekitar Rp1-2 ribu, cabai malah tidak ada kenaikan, telur juga masih normal. Harga daging masih Rp130 ribu per kilogram," sebut Hery.



